Kevin/Marcus menjadi ganda putra nomor satu dunia setelah menjuarai All England 2017. Mereka menggusur pasangan Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, dari posisi teratas.
"Tentunya senang karena regenerasi di ganda putra berjalan sesuai yang diharapkan. Target utama Kevin/Marcus selanjutnya adalah Kejuaraan Dunia 2017," ucap Herry kepada badmintonindonesia.org.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rangking itu mengikuti hasil pertandingan, diusahakan bisa tetap di empat besar supaya dapat undian yang bagus di turnamen," kata Herry.
Herry menambahkan, dirinya tak menyangka Kevin/Marcus akan menjadi juara di All England. Dia baru yakin anak-anak didiknya itu bisa membawa pulang gelar setelah pertandingan semifinal melawan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding.
"Kalau dari awal turnamen sih belum nyangka, setelah masuk final, saya yakin mereka bisa jadi juara. Kuncinya justru saat mereka menang di semifinal melawan pasangan Denmark," tutur Herry.
"Waktu di Birmingham (Inggris), saya hanya ngobrol saat mau main (final), kami diskusi menentukan pola main. Di luar itu, ada dua-tiga kali saya makan bareng sama Kevin di restoran, tapi tidak bahas main, cerita-cerita apa saja, biar dia merasa enjoy dan rileks saat mau bertanding," cerita Herry.
(mfi/cas)











































