Persiapan Kevin Menuju India Terbuka Belum Maksimal

Persiapan Kevin Menuju India Terbuka Belum Maksimal

Mercy Raya - Sport
Kamis, 23 Mar 2017 00:09 WIB
Persiapan Kevin Menuju India Terbuka Belum Maksimal
Foto: Djarum Superliga Badminton
Jakarta - Usai menjuarai All England, Kevin Sanjaya Sukamuljo bersiap menuju India Terbuka Super Series 2017. Tapi persiapannya kurang maksimal karena terkendala berbagai hal.

Setelah tampil di All England, Kevin bersama pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon, selanjutnya akan berlaga di India Terbuka Super Series pada 28 Maret-2 April. Mereka harus ambil bagian karena berstatus sebagai juara bertahan sekaligus ganda berperingkat 10 besar dunia.

Namun, sekembalinya dari All England, baik Kevin maupun Marcus memiliki agenda yang padat. Keduanya harus meladeni kunjungan para pewarta dan kegiatan lainnya di luar kepelatihan terkait kemenangannya di All England.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kevin pun mengatakan sampai saat ini dirinya belum bisa menggeber persiapan menuju India Terbuka secara maksimal. Kondisinya juga belum pulih 100 persen.

"Sebelum saya berangkat ke All England memang sudah batuk. Sekarang pun masih dan agak kurang istirahat juga. Ramai media dan pelatnas juga, tetapi bukan jadi alasan juga tetapi memang sayanya yang kurang enak badan," kata Kevin, usai pemberian bonus All England di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Rabu (22/3/2017).

Di India Terbuka, Kevin/Marcus yang ditempatkan sebagai unggulan keempat itu akan berhadapan dengan ganda Taiwan, Chen Hung Ling/Chi-Lin Wan. Pada turnamen yang sama di tahun lalu, pasangan ganda putra nomor satu dunia itu pernah mengalahkan Ling/Wan 21-11, 21-17 di babak perempatfinal.

"Memang kalau lihat hasil undian susah. Tapi yang namanya main premier atau super series hampir semua sama. Mau lawan siapa saja kita tidak boleh lengah. Kayak besok di India babak pertama itu kan tidak gampang. Jadi fokus mulai babak pertama dulu dan saya ingin tampil semaksimal mungkin," ujar dia.

Soal target, Kevin mengaku tak mendapat arahan khusus dari sang pelatih, Herry Iman Pierngadi.

"Pelatih tidak pernah menargetkan. Seperti All England kemarin juga dia (pelatih) cuma bilang pengin adanya ganda putra yang jadi juara. Tidak pernah menyebutkan nama siapa yang harus memenuhi target," kata pebulutangkis berusia 21 tahun itu.

(mcy/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads