Gelar itu menjadi torehan paling bergengsi dari sekian prestasi yang diperoleh Marcus bersama pasangannya Kevin Sanjaya Sukamulyo sejak digabungkan pertama kali tahun 2015.
Kini, Sinyo -panggilan akrab Marcus - berharap di turnamen berikutnya bisa lebih konsisten serta menargetkan jadi juara dunia Agustus mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detiksport : Bagaimana perasaan kamu setelah meraih gelar All England dan menyandang peringkat 1 dunia?
Marcus : Senang banget, apalagi ini sudah menjadi mimpi saya dari dulu. Saya sudah bertanya-tanya kapan bisa rangking satu dunia? sekarang tercapai ya senang bangetlah.
D: Pelajaran yang kamu petik dari kemenangan ini?
M: Ya, paling jangan pernah puas dan terus belajar karena pasti kan setiap orang banyak kelemahan, tidak mungkin sempurna juga. Jadi mau tidak mau belajar terus saja dan jangan pernah berhenti.
D: Kebanyakan atlet menyandang predikat ini terbebani. Bagaimana dengan kamu?
M: Kalau saya sih tidak mau dijadikan beban. Tidak perlu dipikirkan, lakukan yang terbaik saja. Kalau menang kalah ya tidak bisa harus menang. Kalau rezeki tidak akan kemana. Yang penting latihan terus, lakukan yang terbaik.
Semua kan pengen menang juga tetapi kalau tidak bisa menang ya tidak apa-apa kalau saya pribadi. Nikmati saja lah.
D: Apakah hasil ini sudah sesuai ekspetasi kamu? Atau sebenarnya masih ada keinginan lain?
M: Pastinya ingin lebih. All England ini baru awal, baru rangking satu juga. Artinya pengen lebih lagi lah.
D: Menurut kamu hal apa yang masih perlu dibenahi antara kamu dan Kevin?
M: Paling karena saya dan Kevin main suka buru-buru tidak terkontrol. Tapi terakhir ini sudah enak mainnya.
D: Kamu suka curhat-curhatan gak sama Kevin?
M: Kadang-kadang seusai latihan sebentar ngobrol. Tapi tidak lama.
D: Pesan apa yang diberikan pelatih Herry Iman Pierngadi setelah kalian berdua menjadi juara?
M: Enggak ada sih. Paling kalau dari All England paling jangan lekas puas saja karena ini baru awal.
D: Setelah All England kamu lanjut bertanding di India Open pada 28 Maret mendatang. Bagaimana persiapan kamu dan Kevin?
M : Sudah lumayan bagus. Memang waktunya mepet sih karena kemarin soalnya banyak acara media lah segala macam, latihan juga. Jadi pas fokusnya baru minggu-minggu ini.
D: Apakah Koh Herry (pelatih ganda putra) menargetkan kalian juara di India?
M: Menargetkan banget enggak. Semua orang pasti punya target masing-masing tetapi tidak bisa muluk-muluk juga semua harus, passti mana bisa.
D: Bulan Agustus nanti kamu bakal dihadapkan dua pilihan, SEA Games dan Kejuaraan Dunia. Mana yang akan kamu pilih?
M: Sepertinya kami ikut Kejuaraan Dunia. SEA Games gantianlah. Soalnya saya ingin menjadi juara dunia. Kalau SEA Games kemarin sudah dapat perak ganda dan emas beregu putra, jadi gantian. Hahahaha
D: Apa rencana kamu dengan bonus yang diberikan pemerintah?
M: Ditabung saja. Tetapi keluarnya 1,5 bulan lagi. Kemarin waktu di bandara Bapak menteri juga bilangnya seperti itu.
D: Apakah tabungan itu direncanakan untuk anggaran menikah
M: Wah..kalau itu sudah disiapkan mba. Paling masih tahun depan mbak. Hahahha (tertawa)
D: Semakin sukses tentu semakin banyak fans wanita. Pasangan suka cemburu tidak?
M: Awal awal paling begitu (tanya-tanya), sekarang sih enggak. Sudah biasa, soalnya lumayan lama (pacaran), jadi sudah mengertilah. Paling suka lihat-lihat instagram juga.
D: Apakah dari klub juga dapat bonus ?
M: Belum ada pembicaran. Kita juga menunggu mba hahahaa. Katanya sih ada. Amiin
D: Apa target kamu sampai akhir tahun ini?
M: Ingin tetap rangking satu terus dan menjalani pertandingan yang ada saja. Mudah-mudahan bisa terus stabil.
D: Satu kata buat All England?
M : luar biasa. (mcy/mrp)











































