Kevin/Marcus meraih gelar ketiganya di awal tahun ini dengan menjuarai Malaysia Terbuka Super Series Premier. Mereka tampil sebagai juara setelah mengalahkan Fu Haifeng/Zheng Siwei di babak final, Minggu (9/4/2017).
Apa yang diraih Kevin/Marcus itu terbilang spesial. Tiga gelar mereka raih di awal tahun ini hanya dalam waktu kurang dari empat pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai melakoni laga final di New Delhi, Kevin/Marcus langsung terbang ke Kuala Lumpur dan lanjut ke Kuching untuk berlaga di Malaysia Terbuka Super Series Premier. Meski tengah dilanda flu dan batuk, Kevin/Marcus tetap sukses membawa pulang gelar juara.
Foto: dok. Humas PBSI |
"Marcus/Kevin sudah punya mental yang stabil untuk jadi juara, di usia seperti itu sudah bisa kontrol permainan, dari ketinggalan dan bisa rebut poin dan kontinyu terus sampai menang, ini yang membuat mereka istimewa."
"Bukan cuma punya kecepatan yang bagus, namun kerjasama tim Marcus/Kevin sangat baik. Ada hal-hal non teknis yang mereka lakukan di lapangan dan ini membuat lawan jadi kacau balau, emosi lawan menjadi tidak stabil," lanjut mantan partner Ricky Soebagdja itu.
"Saya rasa ini adalah hal yang wajar, ini bagian dari taktik permainan. Sama saja seperti saya dan Ricky (Soebagdja) dulu kalau mau menang dari musuh bebuyutan kami Cheah Soon Kit/Yap Kim Hock (Malaysia), kami harus bikin mereka emosi dulu, asalkan masih dengan cara yang wajar dan tidak melanggar aturan," katanya.
(nds/raw)












































Foto: dok. Humas PBSI