Bertanding di Singapura Indoor Stadium, Rabu (12/4/2017), Kevin/Marcus langsung on fire. Mereka cuma butuh dua game untuk mengantongi tiket babak kedua usai mengalahkan pasangan Korea Choi Solgyu/Kim Gi Jung 21-11, 21-18.
Lawan memang hasil bongkar pasang di timnas Korea. Namun bagaimanapun, rekam jejak Gi Jung cukup bagus saat berpasangan dengan Kim Sarang. Mereka adalah juara Asia 2016 Qingdao dan perunggu Asian Games 2014 Incheon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pasti makannya dijaga. Waktunya istirahat ya istirahat yang benar. Terus kami juga banyak minum vitamin buat jaga kondisi," kata Kevin seperti dikutip Badminton Indonesia.
"Ya sebenarnya di turnamen ketiga bulan ini kami nggak sesegar sebelum-sebelumnya, tapi ya masih lumayan oke. Kami justru nggak mau inget-inget capeknya. Mikirnya harus kuat-kuat terus. Jadi di lapangan juga tetap lincah. Itu sih kuncinya. Pas latihan aja seru nggak mau kalah, apalagi pas turnamen kami pasti akan melakukan yang semaksimal mungkin," ujar Marcus.
Dengan kondisi itu, Kevin/Marcus tak mau memasang target khusus. Mereka tak terbebani dengan peluang mencetak quadruple. Mereka juga tidak berniat menyamai rekor pemain tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, yang meraih tiga gelar juara super series beruntun dalam kurun waktu tiga pekan pada 2016 (India, Malaysia, Singapura).
"Kalau saya pribadi targetnya pengin melakukan yang terbaik aja. Nggak mau terlalu jauh-jauh banget. Soalnya kalau dipikirin gitu suka pusing sendiri," kata Marcus.
"Dari sebelum-sebelumnya kami juga nggak pasang target. Tapi, yang penting di lapangan coba yang terbaik. Selagi bisa ya terus dipaksakan aja," tutup Kevin menimpali.
(fem/rin)











































