Lewat Sharapova, Bouchard Ciptakan Panggung di Manolo Santana Court

Lewat Sharapova, Bouchard Ciptakan Panggung di Manolo Santana Court

Femi Diah - Sport
Selasa, 09 Mei 2017 14:45 WIB
Lewat Sharapova, Bouchard Ciptakan Panggung di Manolo Santana Court
Foto: Julian Finney/Getty Images
Madrid - Eugenie Bouchard secara mengejutkan berhasil mengalahkan Maria Sharapova pada Madrid Terbuka. Petenis kelahiran Kanada itu sekaligus memenangkan hati penggemar tenis dunia.

Bouchard tak mempunyai modal cukup bagus untuk bertemu dengan Sharapova pada babak kedua Madrid Terbuka. Menuju Manolo Santana Court, Selasa (9/5/2017) dinihari WIB, Bouchard tak pernah menang atas petenis Rusia itu dalam empat laga sebelumnya.

Selain itu, Bouchard sulit meraih gelar juara dalam dua tahun terakhir hingga dia ada di urutan 59 dunia saat ini. Bahkan, dia harus tampil pada Australia Terbuka 2016 sebagai pemain nonunggulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, Bouchard pernah mendiami ranking lima WTA pada Oktober 2014 sebagai peringkat terbaik sepanjang kariernya. Dia juga digadang-gadang untuk menjadi The Next Sharapova.

The 2014 WTA Newcomer of the Year, atlet paling menjual pada 2015, dan memiliki suporter fanatik Genie's Army menjadikan Bouhard sebagai petenis masa kini yang diharapkan mampu konsisten dengan prestaisnya, enak ditonton, dan menghibur.

Etos kerja Bouchard dalam kariernya pun dipertanyakan oleh pecinta tenis. Apalagi, dia lebih sering mengunggah foto-foto 'kegiatan ekstra kurikuler' di instagram ketimbang pekerjaannya sebagai petenis profesional.

Kritikan itu ditanggapi Bouchard dengan enteng. Dia membandingkan dirinya dengan karyawan sebuah perusahaan.

"Orang-orang bisa menyebut saya tak cukup berlatih. Saya cuma bisa bilang, "Oke, apakah kalian bekerja selama 24 jam per hari? Saya berlatih enam jam setiap hari kemudian nonton film. Nah, foto nonton film inilah yang saya posting, bukan latihan tenis yang memang saya lakukan setiap hari," tutur Bouchard seperti dikutip Sportsnet.

Eugenie Bouchard mengkritik Maria Sharapova dan berhasil mengalahkannya di babak kedua Madrid Open, Selasa (9/5/2017)Eugenie Bouchard mengkritik Maria Sharapova dan berhasil mengalahkannya di babak kedua Madrid Open, Selasa (9/5/2017) Foto: Julian Finney/Getty Images

Belakangan, Bouchard mendapatkan panggung lagi lewat kasus Sharapova. Bouhard menggigit Sharapova lewat kritik pedasnya.

Dia tak setuju dengan pemangkasan hukuman untuk Sharapova yang terbukti mengonsumsi meldonium, zat yang masuk daftar doping oleh WADA sejak 2016. Bouchard juga menyebut Sharapova sebagai pembohong dan layak dihukum seumur hidup.

Tantangan kembali dilontarkan Bouchard menjelang Madrid Terbuka. Mereka berpeluang untuk duel pada babak kedua. Pertandingan berjalan sesuai dengan skenario. Bouchard berjumpa dengan Sharapova di babak kedua di La Caja Magica, Madrid, Selasa (9/5/2017) dinihari WIB.

Meski bukan laga di babak final, tensi pertandingan itu setara dengan partai puncak, baik bagi Bouchard dan Sharapova ataupun penonton. Laga itu seperti pertandingan paling klimaks bagi Bouchard dan Sharapova.

Di akhir laga, Bouchard yang mendapatkan suntikan motivasi ekstra dari petenis-petenis memenangi pertandingan dengan skor 7-5, 2-6, 6-4.

"Saya cukup terinspirasi karena banyak pemain yang datang secara pribadi kepada saya, mendoakan yang terbaik untuk saya," tutur Bouchard.


(fem/krs)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads