Underdog di Piala Sudirman, Tunggal Putri Bermodal Tampil Mati-matian

Underdog di Piala Sudirman, Tunggal Putri Bermodal Tampil Mati-matian

Femi Diah - Sport
Rabu, 10 Mei 2017 12:22 WIB
Underdog di Piala Sudirman, Tunggal Putri Bermodal Tampil Mati-matian
Foto: Rengga Sancaya/detikSport
Jakarta - Indonesia akan menurunkan wajah-wajah baru sektor tunggal putri di Piala Sudirman 2017. Gregoria Mariska Tanjung dkk. akan memanfaatkan status underdog itu.

Tunggal putri akan diperkuat oleh tiga pemain, Fitriani (peringkat 23), Dinar Dyah Ayustine (ke-33) dan Gregoria (ke-80). Piala Sudirman 2017 di Gold Coast mulai 21-28 Mei nanti bakal menjadi pengalaman pertama bagi ketiga pemain itu.

Situasi itu tak membuat asisten pelatih tunggal putri pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Minarti Timur, pesimistis. Minarti berharap Gregoria dkk. mampu membuat kejutan dengan mengalahkan tunggal putri India yang lebih diunggulkan dengan memiliki Pusarla V. Sindhu yang ada di urutan keempat dunia dan Saina Nehwal (peringkat sembilan).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melawan India kami sebagai tim yang lebih underdog. Menghadapi Sindhu, pemain tunggal kita kalah, meski terakhir rubber-up. Tapi, siapa tahu dalam turnamen beregu yang aneh-aneh keluar," kata Minarti yang dihubungi detikSport, Rabu (10/5/2017).

Kemudian Indonesia akan menghadapi Denmark. Di atas kertas, tunggal putri Denmark memang masih di bawah kekuatan Indonesia. Sebagai gambaran Line Kjaersfeldt ada di urutan 26 dan Mette Poulsen peringkat ke-29.

"Kami mesti menang dan harus menang atas Denmark. Melihat siapa saja pemain tunggal Denmark, kami optimistis untuk menyumbangkan poin. Fitri pernah menang, Dinar juga pernah menang," ujar Minarti.

Di antara tiga pemain, Gregoria yang masih menyisakan satu turnamen Indonesia International Series di Surabaya pekan ini. Nama Gregoria memang paling belakang masuk daftar ke Piala Sudirman. Dia menggantikan Hanna Ramadhani yang cedera bahu menjelang pendaftaran.

"Tidak ada latihan khusus dalam wkatu sisa menuju Piala Sudirman. Hanya saja, ada tambahan untuk mental agar mereka makin berani saat main. Saya minta para pemain tak perlu mikirin kalah menang tapi yang penting tampil mati-matian nanti," ujar dia.

"Untuk pemilihan siap ayang akan diturunkan nanti lihat lawan. Semua pemain harus siap, kalau tidak siap jangan dibawa," tutur dia.


(fem/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads