Sesuai jadwal yang dirilis situs resmi turnamen, Indonesia akan menghadapi India pada Rabu (23/5/2017). Barulah kemudian pasukan Merah Putih berduel dengan Denmark pada hari berikutnya.
Di atas kertas, Indonesia sebagai unggulan keenam lebih dijagokan untuk menang atas India (unggulan kesembilan) pada babak grup Piala Sudirman mulai 21-28 Mei di Gold Coast, Australia itu. Namun, Ahsan mengingatkan agar rekan-rekannya tak meremehkan India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka memang mempunyai Sindhu (tunggal putri India peringkat keempat dunia), tapi Piala Sudirman permainan beregu, bukan perorangan," imbuh dia.
Barulah setelah laga perdana terlewati, para pemain bisa mengalihkan fokus kepada Denmark. Untuk menghadapi Denmark yang menjadi unggulan kedua, Ahsan mengatakan agar para pemain Indonesia memanfaatkan status underdog.
"Denmark memang tim yang kuat, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Bahkan jika nanti Denmark yang juara itu juga bukan sebuah kejutan lagi. Sebab saat ini kekuatan bulutangkis di dunai mulai merata," ungkap Ahsan.
"Yang penting kami fokus dan tampil mati-matian. Tak perlu memikirkan juara grup atau tidak," ujar bekas pasangan Hendra Setiawan dan Bona Septano itu.
detikSport membuka kesempatan kepada pembaca untuk ngobrol dengan empat pebulutangkis pilar ke Piala Sudirman. Berikan dukungan dan pertanyaan kepada Kevin Sanjaya, Marcus Fernaldi Gideon, Anthony Ginting, dan Debby Susanto lewat sini.
(fem/krs)











































