DetikSport
Kamis 18 Mei 2017, 11:55 WIB

Piala Sudirman: Dari Jakarta, ke Eropa dan China, Kini Singgah di Gold Coast

Femi Diah - detikSport
Piala Sudirman: Dari Jakarta, ke Eropa dan China, Kini Singgah di Gold Coast Area Carrara Sports and Leisure Centre yang akan menjadi venue Piala Sudirman 2017 dilihat dari udara. Foto: Bradley Kanaris/Getty Images
Jakarta - Gold Coast menjadi tuan rumah Piala Sudirman 2017. Sebelumnya, gelaran itu berlama-lama digeber di Eropa, berputar-putar di China dan kini singgah di Benua Australia.

Piala Sudirman kembali bergulir. Tahun ini memasuki edisi ke-15, Piala Sudirman dihelat di Gold Coast, Australia mulai 21-28 Mei.

Penetapan Gold Coast sebagai tuan rumah Piala Sudirman dilaksanakan lewat BWF Council di Lima, Peru pada 15 November 2014. Waktu itu, Australia memenangkan persaingan dengan Glasgow, Skotlandia yang juga mengajukan diri.

Istimewanya, kesempatan itu menjadi pertama kalinya Piala Sudirman dimainkan di luar benua Asia dan Eropa sejak pertama dihelat pada 1989. Australia sekaligus menjadikan Piala Sudirman ini untuk pemanasan sebagai tuan rumah Commonwealth Games di stadion baru mereka, Carrara Sport and Leisure Centre.

"Kami sungguh senang bisa memenanginya," kata CEO Badminton Australia Paul Brettell dalam BWF Council waktu itu seperti dikutip situs resmi federasi.

Istora Senayan, Jakarta saat menyambut kontestan Indonesia TerbukaIstora Senayan, Jakarta saat menyambut kontestan Indonesia Terbuka Foto: detikSport/Lucas Aditya

Ya, Piala Sudirman ini baru kali pertama dihelat di luar Asia dan Eropa. Gelaran Piala Sudirman diperkenalkan di Jakarta pada 1989.

[Baca Juga: Trofi Piala Sudirman, Pulang ke Negeri Agraris Ini Atau Berkelana Lagi?]

Ajang bulutangkis beregu campuran yang menggunakan nama mantan ketua umum PP PBSI itu kemudian malah langganan digelar di Eropa. Dari 1991 hingga 2003 Piala Sudirman dihelat di Copenhagen (Denmark), Birmingham (Inggris), Lausanne (Swiss), Glasgow (Skotlandia), kembali ke Copenhagen.

Dua edisi berikutnya pada awal 2000-an Piala Sudirman masih bertahan dilaksanakan di Eropa. Yakni, di Sevilla, Spanyol dam Eindhoven, Belanda.

Namun, meski sering menjadi tuan rumah tak ada satupun negara Eropa yang berhasil meraih trofi Piala Sudirman. Sejak 1989 hingga 2003, China sudah meraih predikat juara paling sering (sebanyak empat kali), Korea (tiga kali), dan Indonesia (satu kali).

Pagelaran Piala Sudirman baru kembali ke Asia pada tahun 2005. Beijing, China yang menyambut para kontestan.

Dua tahun berikutnya, Piala Sudirman kembali digelar di Glasgow. Dua edisi berikutnya, Hina memenangi pencalonan tuan rumah degan 2009 dihelat di Guangzhou dan 2011 di Qingdao.

China juga menjadi tuan rumah edisi terakhir, 2015, dengan menjdikan Dongguan sebagai kota pelaksanaannya. Negara Asia tenggara lain yang berpengalaman menghelat ajang itu adalah Malaysia pada 2003.

"Masyarakat sangat antusias menunggu pelaksanaan turnamen itu di Australia. Saya rasa bulutangkis sudah sangat berkembang di Australia," ujar He Tian "Rosy" Tang, pebulutangkis Australia.



(fem/din)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed