Apriani diturunkan bersama Greysia Polii pada laga terakhir lawan Denmark pada babak Grup D, Rabu (24/5/2017). Mereka tak berhasil memenuhi tugas untuk menang dua gim langsung sebagai syarat Indoensia lolos ke babak knock out.
Namun, setidaknya Apriyani sudah tampil all out. dia menunjukkan kerja keras sepanjang pertandingan dengan Kamylla Rytterl Juhl/Christinna Pedersen meski akhirnya kalah 18-21, 21-13, 13-21.
"Senang dan bangga, siapa sih yang ngga mau masuk tim Sudirman. Ini juga ajang pembuktian saya, bahwa saya pantas berada di sini," ujar Apriani seperti dikutip Badminton Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan hasil ini, saya juga pastinya sedih kami gagal ke babak selanjutnya, dan dua tahun lagi, semoga saya masih dipercaya juga untuk masuk tim dan semoga kami bisa memberikan pembuktian," ujar atlet asal Jaya Raya Jakarta itu.
Apriyani bertekad untuk segera bangkit. Dia akan segera berbenah.
"Menurut saya sendiri kegagalan bukan berarti kita menyerah, tetapi kegagalan adalah motivasi untuk terus belajar, bukan untuk terus terpuruk," pungkasnya.
Usai Piala Sudirman, Apriani bersama Greysia akan turun di ajang Thailand Grand Prix Gold yang digelar pekan depan. Dia berharap bisa melaju minimal sampai babak semifinal di ajang tersebut.
(fem/mrp)











































