Pertarungan final Wawrinka melawan Nadal akan digelar di lapangan Philippe Chatrier, Minggu (11/6/2017) malam WIB. Keduanya sama-sama dalam kondisi prima; Wawrinka hanya sekali kehilangan set di sepanjang turnamen saat mengalahkan unggulan teratas Andy Murray dalam 5 set di semifinal sedangkan Nadal sama sekali belum kehilangan set sejak babak pertama.
Menghadapi Nadal, Wawrinka yang menjadi unggulan ketiga mempunyai catatan istimewa. Petenis Swiss itu belum pernah kalah di tiga final Grand Slam yang sudah dilaluinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu memijak final AS Terbuka 2016 dan menjadi juara usai lagi-lagi mengalahkan Djokovic juga lewat comeback empat set dengan kemenangan 6-7 (1), 6-4, 7-5, 6-3.
Di sisi lain, Nadal memiliki rekor sempurna di final Prancis Terbuka. Sebelum final 2017, petenis kidal Spanyol itu sukses memenangi sembilan final sebelumnya.
Nadal mengalahkan petenis Argentina Mariano Puerta di final Prancis Terbuka pertamanya pada 2005. Roger Federer dikalahkan Nadal tiga kali pada pada 2006-2008. Setelah terhenti di perempatfinal 2009, Nadal kembali ke final pada 2010 dengan menjinakkan Robin Soderling.
Di final 2011, Nadal kembali mengalahkan Federer dan diikuti kemenangan atas Djokovic di 2012 dan kompatriotnya David Ferrer setahun berikutnya. Pada final 2014, Nadal kembali menggebuk Djokovic untuk meraih juara Prancis Terbuka yang kesembilan.
Dilihat dari head to head, Nadal superior terhadap Wawrinka dengan rekor head to head 15-3. Namun, kedua petenis terakhir kali bertemu di perempatfinal Monte Carlo Masters tahun lalu yang dimenangi Nadal 6-1, 6-4.
(rin/raw)











































