Lapangan Philippe Chatrier, Roland Garros, Paris menjadi saksi bisu sukses Nadal hari ini. Petenis Spanyol 31 tahun itu berhasil mengukuhkan diri sebagai raja diraja lapangan tanah liat dengan mengunci gelar juara untuk kali kesepuluh di Prancis Terbuka. Dia menjadi petenis tunggal putra pertama yang meraihnya sejak era Open.
Nadal menandainya dengan mengalahkan petenis Swiss, Stanislas Wawrinka lewat pertandingan tiga set 6-2, 6-3, 6-1 dalam waktu dua jam dan lima menit, Minggu (11/6/2017). Gelar itu sekaligus menjadi gelar juara ke-15 Nadal pada turnamen Grand Slam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari tayangan televisi Nadal sangat emosional dengan sukses itu. Dia merayakan sukses itu dengan melemparkan raket dan menjatuhkan dirinya ke atas lapangan tanah liat. Nadal menutup wajahnya kemudian berdiri dan mengangkat kedua tangannya. Banyak yang bersepekulasi Nadal menutupi air mata kegembiraannya.
BBC mencatat kegembiraan itu sampai membuat Nadal lupa dengan kebiasaan mengikatkan tali sepatunya untuk menjalani wawancara di tengah lapangan. Nadal juga menunjukkan kepiawaian lain usai laga itu. Dia menyapa dan mengutarakan kegembiraan itu dalam tiga bahasa yang berbeda.
[Baca Juga: Kebahagiaan Nadal yang Tiada Bandingnya di Prancis Terbuka]
"Saya sangat emosional," kata Nadal seperti dikutip BBC.
A special moment between @RafaelNadal & Uncle Toni.
— Roland-Garros (@rolandgarros) June 11, 2017
A replica of the Coupe des Mousquetaires. #RG17 #LaDecima pic.twitter.com/kKfCqRqpXO
Kegugupan Nadal tak berhenti saat wawancara. Nadal yang sempat diragukan bisa bangkit lagi setelah cedera berulang kali itu sampai-sampai hampir menjatuhkan replika trofi Prancis Terbuka. Ya, untuk menandai sukses itu, Nadal diberi replika trofi Prancis Terbuka. Biasanya para juara mendapatkan miniatur trofi untuk dimiliki.
Replika trofi itu diserahkan oleh pelatih dan juga pamannya, Toni Nadal. Saat menerima trofi La Coupe des Mousquetaires itu, Nadal memegang dengan tangan kiri dan tak dinyana replika trofi itu hampir terlepas. Beruntung, Nadal berhasil menyelamatkan trofi yang sepuluh kali namanya itu.
Selamat, Nadal! (fem/mfi)










































