DetikSport
Minggu 18 Juni 2017, 20:02 WIB

Sayaka Sato, Tunggal Putri Jepang Pertama yang Juara Indonesia Open

Mercy Raya - detikSport
Sayaka Sato, Tunggal Putri Jepang Pertama yang Juara Indonesia Open Foto: PP PBSI
Jakarta -

Sayaka Sato meraih gelar juara di Indonesia Open 2017. Dia menjadi tunggal putri pertama dari Jepang yang menjuarai turnamen bergengsi tersebut.

Sejak Indonesia Open digelar tahun 1982, Jepang belum pernah mengantarkan tunggal putrinya menjadi juara. Catatan itu terhenti tahun ini, Sayaka mencetak sejarah baru.

Berangkat sebagai pemain non unggulan, Sayaka membuat kejutan untuk para pemain unggulan. Dia harus melewati tiga unggulan untuk memastikan gelar juara.

Di babak pertama dia sudah ditunggu unggulan tujuh He Bingjiao, kemudian mengalahkan Lee Chia Hsin dari Taiwan di babak berikutnya, dan menumbangkan unggulan tiga Akane Yamaghuci di perempatfinal. Sampai kemudian dia memastikan satu tempat di final usai menumbangkan Nitchaon Jindapol 13-21, 21-18, dan 21-14.

Keberhasilannya berlanjut setelah menang atas unggulan lima dari Korea Sung Ji Hyun di partai final dengan skor 21-13, 17-21, dan 21-14.

Bagi Sayaka kemenangan ini adalah yang dia impikan sejak lama. Tak heran ketika dia memenangkan pertandingan final dengan Sung Ji Hyun, Sayaka tak kuasa meneteskan air matanya.

"Saya akui pertandingan tadi sangat melelahkan tapi pelatih memberikan saya semangat agar bertahan untuk menang. Dan, setelah memastikan juara atas Ji Hyun, saya sangat lega sekali," kata Sayaka dengan mata berbinar.

Atlet peringkat 17 dunia ini juga mengungkapkan kunci kemenangan hari ini adalah buah keyakinannya untuk menjadi juara. Maklum, sejak dia dinyatakan cedera dua tahun lalu. Dia begitu berambisi untuk bisa meraih gelar, khususnya level super series premier.

"Saya menanamkan dalam hati untuk bisa menang makanya di super series ini saya menang," ujarnya.

Sementara itu, Sung Ji Hyun, mengaku kecewa atas hasil yang dia raih di Indonesia Open tahun ini. "Pertandingan final kali ini sangat disayangkan. Mungkin karena dari stamina saya yang turun sedangkan lawan lebih kuat dan siap," kata Sung Ji Hyun, terpisah.

"Sebenarnya di gim kedua saya coba mengejar kemampuan dan kecepatan Sayaka. Tapi dia lebih cepat dan power lebih bagus maka itu saya kalah," sambungnya.
(raw/raw)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed