Jelang Wimbledon, Murray tampil di turnamen Aegon Championship. Berstatus sebagai juara bertahan, petenis Britania Raya itu justru langsung tersingkir di babak pertama.
Bertanding di Queen's Club, Selasa (20/6/2017) waktu setempat, Murray dikalahkan petenis peringkat 90 dunia Jordan Thompson dua set langsung 6-7(4), 2-6. Hasil ini sekaligus memutus rentetan 14 kemenangan beruntun Murray di lapangan rumput.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, pukulan telak, tentu. Turnamen ini jelas telah memberi saya persiapan yang bagus di masa lalu, dan ketika saya tampil bagus di sini, biasanya di Wimbledon juga cenderung cukup bagus," ujar Murray seperti dilansir Sky Sports.
"Ini jelas tidak ideal, tapi ada juga pemain yang menuju Wimbledon tanpa memenangi banyak pertandingan. Kalian tahu, Novak (Djokovic) beberapa kali tidak ikut turnamen pemanasan dan bermain sangat bagus di sana."
"Di masa lalu juga terjadi di mana mereka yang tidak tampil bagus dan kemudian main bagus di Wimbledon. Tidak ada jaminan bahwa saya tidak akan tampil baik di Wimbledon, tapi ini tentu akan membantu saya bertanding lebih banyak. Selalu demikian untuk saya. Di kejuaraan ini ketika saya banyak bertanding, itu membantu saya di Wimbledon."
"Semoga saya punya cukup waktu di lapangan dalam beberapa pekan ke depan dan memperbaiki beberapa hal, karena saya akan membutuhkannya. Jika saya bermain seperti itu, saya jelas tidak akan menjuarai Wimbledon, tapi saya bisa bermain lebih baik dari itu," katanya.
(nds/mfi)











































