DetikSport
Senin 17 Juli 2017, 04:51 WIB

Tangisan Cilic dalam Kekalahannya dari Federer

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Tangisan Cilic dalam Kekalahannya dari Federer Foto: Daniel Leal-Olivas - Pool/Getty Images
London - Marin Cilic menyerah tiga set langsung dari Roger Federer di final Wimbledon. Cilic tidak dapat tampil dalam kondisi terbaik karena kaki kirinya melepuh.

Petenis Kroasia unggulan ketujuh itu menyerah di tangan Federer dengan skor akhir 3-6, 1-6, 4-6, dalam pertandingan di Centre Court, Minggu (16/7/2017) malam WIB.

Alhasil, Federer meraih titel Wimbledon kedelapan sekaligus yang terbanyak di kompetisi itu, serta gelar Grand Slam ke-19 dalam kariernya. Sementara itu, Cilic mesti menunggu untuk menambah koleksi titel Grand Slam-nya usai menjuarai AS Terbuka 2014.


Tampak kaki Marin Cilic yang melepuh.Tampak kaki Marin Cilic yang melepuh.
Foto: Clive Brunskill/Getty Images

Di awal set kedua, Cilic menangis karena kakinya melepuh hebat. Luka itu muncul setelah kemenangan atas Sam Querrey di semifinal lalu semakin parah meskipun sudah menjalani perawatan selama 30 jam.

"(Tangisan) hanya sebuah perasaan karena aku tidak bisa memberikan yang terbaik di atas lapangan, aku tidak bisa memberikan permainan tenis terbaikku terutama di fase karierku sekarang, di sebuah pertandingan yang begitu besar," ungkap Cilic, yang dilansir Telegraph.

"Rasanya tidak sakit-sakit amat sampai membuatku menangis. Tangisanku hanya perasaan karena aku tidak bisa memberikan yang terbaik."

"Sulit ketika Anda berada di situasi seperti itu. Anda tahu tidak banyak kemungkinan Anda bisa menang. Anda hanya harus melewatinya," lanjut Cilic.

Cilic mengaku pikirannya terganggu karena luka tersebut sebelum pertandingan. Hal tersebut yang menyebabkan Cilic gagal melakukan servis-servis keras seperti biasanya.

"Sulit untuk bisa fokus pada pertandingan. Pikiranku terhalangi dengan rasa sakitnya. Sulit bagiku untuk fokus pada taktik, pada hal-hal yang butuh kulakukan. Aku tidak melakukan servis dengan sangat baik pada hari ini karena hal itu. Aku tidak mampu menempatkan bola dengan baik. Situasi yang sangat, sangat sulit dihadapi," sambung Cilic.

"Bahkan saat aku melakukan pemanasan untuk pertandingan, aku mencoba menguji diriku sendiri dengan mengubah arah. Aku terlalu lambat, pada dasarnya, untuk bereaksi. Aku tahu akan sulit, tapi aku sudah mencoba."



(rin/nds)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed