DetikSport
Jumat 11 Agustus 2017, 14:43 WIB

Anthony Ginting Diharap Jaga Mental di Kejuaraan Dunia

Mercy Raya - detikSport
Anthony Ginting Diharap Jaga Mental di Kejuaraan Dunia Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pebulutangkis Indonesia Anthony Ginting diyakini mulus melewati babak-babak awal Kejuaraan Dunia 2017 asalkan mampu menjaga mentalnya tetap stabil di lapangan.

Hal itu dikatakan oleh Hendry Saputra selaku pelatih tunggal putra, mengenai kans Anthony pada ajang yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia, 21-27 Agustus mendatang tersebut.

"Namanya kejuaraan dunia berarti dari materinya bagus-bagus ya. Tapi saya pribadi lebih optimistis Ginting bisa melewati round-round pertama, kedua, dan ketiga. Sementara untuk final dan juara saya tidak ingin berandai-andai," kata Hendry kepada detikSport.

Dari hasil undian, Anthony yang kini menempati peringkat 26 dunia akan menghadapi Mateusz Dubowski asal Polandia (peringkat 157) di babak pertama. Jika lolos, Anthony berikutnya menghadapi Wei Nan dari Hong Kong (peringkat 44) atau pemain India Sai Praneeth B (peringkat 19).

Menurut Hendry, di atas kertas lawan-lawan tersebut masih dapat diatasi oleh Anthony. Yang penting adalah bagaimana ia nanti bisa menstabilkan mental dan memperlihatkan daya juang di lapangan.

"Tinggal nanti last minute di sana, cara Ginting menyikapi permainan, menyikapi mental, daya juang, dan pikirannya seperti apa karena masalah teknik saya pikir tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujarnya.

"Buat gambaran saja, Anthony itu pernah mengalahkan Kento Momota, di mana saat itu dia peringkat 5 dunia, pernah mengalahkan Srikanth Kidambi, Chen Long, dan dan terakhir di Australia Open 2017 dia mengalahkan Jan O Jorgensen dari Denmark. Jika berkaca dari hal di atas, dengan dua pertandingan di Kejuaraan Dunia, mestinya dia bisa main. Malah besar harapannya."

"Tapi kembali lagi kematangan atlet ini perlu dijaga untuk menstabilkan permainan dia agar lebih bagus. Sebab, pengalaman dia itu, pada pertemuan selanjutnya kerap kalah semua. Jadi ini soal kematangan saja di lapangan bagaimana menyikapi lawan," ujarnya.

Sehubungan dengan hal itu, Hendry pun terus menanamkan pemikiran-pemikiran positif kepada Anthony. Ia juga memperlihatkan video-video permainan Anthony terdahulu.

"Sebagai contoh, dia tidak boleh berpikir negatif atau berpikir terlalu jauh. Jika menang seperti apa, kalah bagaimana. Jangan. Kita harus fokus poin per poin. Ini yang saya sikapi," katanya.

"Kedua, melihat antara dia main dulu menang dan kalah dan dia menyadari kalau dia pernah main bagus. Jadi mesti lihat video ini dan supaya dia lebih percaya diri. Ini penting, karena itu sulit. Sampai saat ini pendekatannya pun oke. Kami lihat dari video sampai akhirnya dia menyadari dan memahami juga."

"Selain mental, fisik dan staminanya juga sudah bagus, artinya setiap teknik yang dia lakukan yang mulai ada power. Jadi sekarang tinggal pemantapan saja dan jaga kondisi badan, Insyallah jangan sampai sakit atau cedera," tuturnya.



(mcy/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed