DetikSport
Senin 28 Agustus 2017, 16:57 WIB

SEA Games 2017

Jonatan ke Final, tapi Indonesia Gagal Juara Umum Bulutangkis

Kris Fathoni W - detikSport
Jonatan ke Final, tapi Indonesia Gagal Juara Umum Bulutangkis Foto: dok: Tim Humas dan Media PP PBSI
Kuala Lumpur - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie sukses menembus final SEA Games 2017 untuk berebut medali emas. Tapi kegagalan wakil lain membuat Indonesia dipastikan tak jadi juara umum cabang bulutangkis.

Jonatan, unggulan pertama, memetik kemenangan atas Nguyen Tien Minh (Vietnam) dengan skor 21-11, 21-16 di Axiata Arena, Senin (28/8/2017). Ia membutuhkan 30 menit saja untuk mengatasi lawannya itu sekaligus memastikan tiket final.

"Saya sudah mengetahui permainan dia, waktu dia di lapangan yang 'menang angin' pukulannya kemungkinan besar akan out, saya tinggal menunggu di belakang," kata Jonatan dalam rilis pers Tim Humas Dan Media PP PBSI.

"Permainan depan lawan pun tidak terlalu berbahaya. Dari segi tenaga, saya merasa lebih unggul karena saya jauh lebih muda dari lawan," ucapnya.

Dalam perebutan medali emas, Jonatan akan berhadapan dengan pebulutangkis Thailand yang jadi unggulan dua, Khosit Phetpradab.

"Di final, saya berharap bisa mengalahkan Khosit lagi seperti di nomor beregu kemarin. Pukulan-pukulannya kadang mengagetkan, dari lambat tiba-tiba jadi cepat. Dia juga lebih berani di net," ucap Jonatan.

Khosit sendiri melaju ke final setelah menyisihkan pemain Indonesia lain, Ihsan Maulana Mustofa. Di partai semifinal, Ihsan kalah 10-21, 21-23 setelah berduel alot selama 43 menit.

"Memang di game pertama saya tidak lepas mainnya, saya tidak tahu kenapa. Pada game kedua pun saya terlalu mudah buang poin. Tentunya saya sangat tidak puas dengan hasil ini, target tunggal putra adalah medali emas, mudah-mudahan Jonatan bisa menang besok," ujar Ihsan.

Jonatan adalah satu-satunya wakil Indonesia di partai final nomor perorangan. Selain Ihsan, hari ini ada Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra) yang juga menelan kekalahan di partai semifinal.

Gregoria harus mengakui ketangguhan unggulan empat asal Malaysia, Soniia Cheah, dalam duel selama 37 menit. Ia tunduk 20-22 dan 13-21.

Sementara Fajar/Rian, yang unggulan kedua, kalah 17-21 dan 21-23 setelah bertarung selama 34 menit dengan unggulan keempat asal Thaiand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh.

Dengan demikian maka Ihsan, Gregoria, dan Fajar/Rian masing-masing harus puas dengan persembahan medali perunggu dari nomornya masing-masing buat Indonesia.

Kehadiran Jonatan seorang di final nomor tunggal putra sekaligus memastikan Indonesia, yang sebelum ini baru memastikan gelar juara nomor beregu putra, gagal menjadi juara umum cabang bulutangkis di SEA Games 2017.



(krs/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed