Fransisca Jadi Pahlawan Merah Putih

Piala Sudirman

Fransisca Jadi Pahlawan Merah Putih

- Sport
Sabtu, 14 Mei 2005 14:55 WIB
Jakarta - Dramatis. Demikian pertarungan partai penentuan di tunggal putri antara Fransisca Ratnasari yang menekuk Camila Sorensen. Indonesia pun ke final.Betul-betul perjuangan tanpa mengenal kata menyerah, itulah gambaran dari performa Fransisca Ratnasari. Anak asuhan Hendrawan ini menjadi pahlawan bagi tim Merah Putih setelah memastikan kemenangan Indonesia 3-0 dari Denmark di semi final Piala Sudirman, Sabtu (14/5/2005). Inilah poin pertama yang disumbangkan oleh tunggal putri Indonesia di Piala Sudirman 2005.Fransisca kelahiran Oktober 1986 ini mengingatkan pada penampilan Mia Audina di saat penentuan Piala Uber 1989. Tertinggal di set pertama dengan penampilan yang ragu-ragu dan selalu melakukan kesalahan sendiri, namun ia bisa bangkit dan menekan lawannya yang sudah di atas angin.Set pertama menjadi pengalaman buruk bagi Fransisca. Ia ditekan habis-habisan oleh Camila Sorensen. Bermain terburu-buru dan tidak percaya diri, Fransisca takluk 3-11. Pasca hasil buruk itu, kemungkinan sudah berkosultasi dengan pelatihnya Hendrawan, Fransisca pun mengubah permainannya dengan menggunakan kelebihannya. Ia bermain tenang dan cerdik dalam penempatan bola. Bola-bola lob justru gagal diantisipasi oleh Sorensen. Fransisca bisa mengejar hingga posisi berubah untuk keunggulannya 6-4. Kepercayaan diri mulai tumbuh dan berimbas pada kemantapan Fransisca yang bisa merebut set kedua dengan 11-8. Set ketiga yang merupakan penentuan nasib masih dikendalikan oleh Fransisca. Sorensen tak berkutik pada permainan Fransisca yang bisa mematikan pukulan pemain pengganti Denmark itu meski harus jatuh bangun. Fransisca terus melaju hingga skor 10-0. Mencoba mengejar namun Sorensen hanya kedapatan dua poin sampai Fransisca menutup pertandingan dengan skor 11-2. Hasil kemenangan Fransisca itu membuat Indonesia berhak atas tiket final. Sedangkan tiket final lainnya akan diperebutkan oleh Cina dan Korea Selatan yang juga bertarung pada Sabtu (14/5) ini. Pada Kamis (12/5) lalu, Indonesia ditekuk 5-0 atas Cina dan menjadi runner up Grup 1B. Mudah-mudahan kejadian itu tidak akan terulang jika Indonesia bertemu Cina lagi di final. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads