139 Pebulutangkis Akan Memperebutkan Beasiswa di Final Audisi PB Djarum

139 Pebulutangkis Akan Memperebutkan Beasiswa di Final Audisi PB Djarum

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Kamis, 07 Sep 2017 19:37 WIB
139 Pebulutangkis Akan Memperebutkan Beasiswa di Final Audisi PB Djarum
Peserta yang lolos ke final dari audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di Kudus. (dok. PB Djarum)
Kudus - Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis akan memasuki tahap final. Sebanyak 139 pebulutangkis akan berkompetisi untuk memperebutkan beasiswa dari PB Djarum.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis sudah digulirkan sejak Maret. Mulai dari Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, sampai Kudus, sebanyak total 4.058 peserta mengikuti audisi.

Ribuan peserta tersebut mengikuti tahapan seleksi yang dipantau langsung oleh para legenda bulutangkis yang tergabung dalam Tim Pencari Bakat PB Djarum. Hasilnya, 139 pebulutangkis U-11 dan U-13 akan berlaga di babak grand final di GOR Djarum, Kudus, 8-10 September 2017.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengenai bakat, sudah menjadi perhatian kami di PB Djarum sejak awal Audisi Umum ini dilaksanakan. Namun yang terpenting adalah semangat pantang menyerah dan mentalitas juara. Kombinasi dari bakat dan mental juara inilah yang kami cari," Christian Hadinata, ketua tim pencari bakat PB Djarum mengatakan, Kamis (7/9/2017).

Di hari pertama final audisi, Jumat (8/9), para finalis akan bertanding dua kali di hadapan para pelatih PB Djarum. Penampilan mereka di dua pertandingan ini akan menjadi pertimbangan apakah finalis akan lolos untuk ke hari berikutnya.

Para peserta yang dinyatakan lolos akan kembali melewati proses seleksi lewat pertandingan di hari kedua, Sabtu (9/9). Hasil pertandingan ini akan menjadi penentu apakah mereka lolos ke tahap berikutnya pada sore harinya.

Di hari Minggu (10/9), para finalis akan menjalani pertandingan terakhir. Setelah itu, para pelatih PB Djarum akan memutuskan siapa saja yang layak melaju ke tahap karantina yang akan digelar pada 10-16 September.

Di fase karantina, para peserta akan menjalani kehidupan di asrama PB Djarum. Mereka yang lolos dari tahap karantina lah yang akan mendapat beasiswa dan bergabung bersama PB Djarum.

(nds/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads