Petenis Swiss berusia 36 tahun itu kini menempati peringkat kedua dengan 8.505 poin, terpaut 1.960 poin dari Nadal. Tapi Federer berpeluang besar merapatkan jaraknya di turnamen kandang Basel Terbuka, pekan ini, yang batal diikuti rivalnya itu.
Selain itu, Federer juga masih dijadwalkan akan mengikuti Paris Masters yang menyediakan 1.000 poin bagi pemenang. Andai Federer memenangi keduanya, perebutan peringkat satu dunia akan terjadi di ATP World Tour Finals di London, bulan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku mengerti banyak orang yang menanyakan ini kepadaku. Tapi akan menjadi sebuah kesalahan kalau aku memikirkan hal itu terus. Aku tidak bermain untuk itu," pemilik 19 titel Grand Slam ini menegaskan.
"Aku ingin juara di sini karena ini Basel, dan di London karena itu adalah World Tour Finals. Tapi dalam perihal merebut peringkat satu dunia, peluangku kecil. Aku mencoba untuk bersenang-senang, bermain bagus, baru kemudian kita lihat saja apa yang terjadi."
Terakhir kali Federer menduduki peringkat nomor satu dunia pada Oktober 2012, atau lima tahun silam.
(rin/nds)











































