detiksport
Follow detikSport
Jumat, 10 Nov 2017 15:09 WIB

Strategi Owi/Butet di China dan Hong Kong demi Target di Dubai

Mercy Raya - detikSport
Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir (Foto: Tim Humas Dan Media PP PBSI) Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir (Foto: Tim Humas Dan Media PP PBSI)
Jakarta - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir punya target khusus Super Series Masters Final di Dubai. Tapi sebelumnya Owi/Butet lebih dulu ditunggu turnamen di China dan Hong Kong.

Setelah menjuarai Prancis Terbuka Super Series, Owi/Butet akan menghadapi turnamen Super Series di China Terbuka pada 14-19 November, Hong Kong Terbuka pada 21-26 November mendatang, dan World Super Series Final Dubai pada 13-17 Desember.

Turnamen di Dubai secara khusus menjadi target tersendiri buat Owi/Butet. Hal itu membuat Richard Mainaky, pelatih ganda campuran, tidak mau memberi target ini-itu buat kedua pemain tersebut dalam turnamen di China dan Hong Kong.

Richard risau adanya beban target justru membuat Owi/Butet terlampau habis-habisan menggeber tenaga dalam latihan menjelang turnamen di China dan Hong Kong. Apalagi Butet pun belum lama lepas dari cedera lutut. Toh fokus akhirnya adalah ajang di Dubai.

"Makanya ini yang saya jaga betul, meski cukup sulit untuk anak satu ini (Butet) karena dia tak pernah mau menyerah," ucap Richard kepada detikSport, Jumat (10/11/2017).

"Jadi saya pikir turnamen di China dan Hong Kong tetap menjadi target antara mereka. Tetapi saya akan jaga supaya jangan sampai mereka kejenuhan. Juara, juara, tapi saat hari H (gelar juara) yang diinginkan malah tidak dapat. Ya sebisa mereka saja. Belajar dari turnamen di Eropa kemarin, dalam suasana mood yang tinggi tentu akan disikat saja, ternyata mereka bisa sampai semifinnal dan juara. Nah, ini jangan sampai kebablasan.

"Ya saya sudah ada strateginya untuk menyetel keduanya agar tetap sesuai dengan apa yang kami inginkan. Tapi kita semua tahu Tontowi/Liliyana jika terlalu dibebani mereka pasti akan mengejar sampai dapat. Maka itu jika bisa mengalir saja, tidak perlu dibebani. Untuk masalah juara tidak perlu dipertanyakan lagi, pasti mau juara. Jadi ada sedikit kelonggaran," tuturnya.


(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed