detiksport
Follow detikSport
Senin, 13 Nov 2017 17:04 WIB

Hadapi Lin Dan, Jonatan Dituntut Pede

Femi Diah - detikSport
Jonatan Christie akan menghadapi Lin Dan di babak pertama China Terbuka Super Series Premier 2017. (Wahyu Putro A/Antara Foto) Jonatan Christie akan menghadapi Lin Dan di babak pertama China Terbuka Super Series Premier 2017. (Wahyu Putro A/Antara Foto)
Fuzhou - Jonatan Christie harus menghadapi pemain tuan rumah, Lin Dan, di babak pertama China Terbuka Super Series Premier 2017. Dia diminta tampil percaya diri.

Laga antara Jonatan dengan Lin Dan, yang tampil sebagai unggulan ketiga, dihelat mulai Rabu (15/11/2017) di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou. Jonatan kurang diunggulkan dalam laga itu.

Dari pertemuan-pertemuan sebelumnya, Jonatan kalah 1-3 dari Lin Dan. Jonatan juga dipaksa mengakui ketangguhan pemain berjuluk Super Dan itu dengan kandas dua gim langsung, 14-21 dan 19-21, pada Australia Terbuka 2017, sebagai pertemuan paling akhir mereka.

"Kalau persiapannya sudah oke. Dari segi teknik, fisik segala macam sudah oke. Kalau untuk ketemu Lin Dan atau siapapun, harus tetap optimistis dulu. Di samping itu, kami perlu lihat dan pelajari style permainan Lin Dan," kata Hendry Saputra, pelatih pelatnas PBSI tunggal putra, seperti dalam rilis kepada detikSport, Senin (13/11).

"Apalagi dia tuan rumah, jadi tidak gampang. Rekornya bagus, standarnya juga bagus. Jadi, mesti balik ke Jonatan lagi. Dia harus lebih percaya diri, bukan menjadi beban. Tapi, menjadi kesempatan. Ini perlu perjuangan," tutur Hendry.

Hendry berpesan agar Jonatan lebih ngotot saat tampil di lapangan. Selain perolehan poin, Hendry bakal melihat detail kemajuan penampilan Jonatan.

"Jonatan harus lebih safe dan ulet, ini penting. Supaya kemudian bisa mengatur strategi permainannya di lapangan. Persiapannya yang maksimal ada delapan hari. Harus cukup, mau tidak mau," kata Hendry.

"Saya optimistis (hasil akhrinya), minimal dia bisa melewati dengan cara berpikirnya, strategi bermain, bukan dari menang kalahnya," dia menambahkan.

Di laga lain, Anthony akan berjumpa dengan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Anthony juga masih kalah head to head dengan skor 2-3.

"Kalau Anthony ketemu Ng Ka Long, rekornya menang kalah. Ini semua dikembalikan kepada kepercayaan dirinya. Dari kemarin di Prancis, Anthony sempat kena cedera, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Mudah-mudahan nanti mainnya bisa lebih jelas, dengan kondisi sekarang dan situasi yang nggak sama," Hendry menjelaskan.

Sebelum babak utama bergulir, hanya Sony Dwi Kuncoro, pemain Indonesia yang harus berjuang lewat babak kualifikasi. Sony akan menghadapi Kenta Nishimoto, Jepang, Selasa (14/11).


(fem/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed