Pelatihan Pelatih Bulutangkis Internasional Level I BWF digelar di Hotel Travello, Bandung, Jawa Barat, pada 19-23 November 2017. Selama pelatihan, para peserta akan menerima materi dari Ricky Subagja (PP PBSI), Basri Yusuf (PP PBSI), Prof. Dr. Herman Subarjah, M.Si (UPI Bandung), dan Prof. Dr. FX. Sugiyanto, M.Pd (UNY).
"Bahwa kegiatan ini diikuti oleh 50 orang pelatih yang berasal dari 16 provinsi yang merupakan hasil seleksi bersama PBSI. Kriteria utama peserta yaitu pelatih berpotensi dan tengah membina atlet, sehingga diharapkan materi yang diperoleh dapat langsung diaplikasikan," jelas Ketua Pelaksana, Yayan Rubaeni, dalam rilis yang diterima detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemenpora berharap PBSI dapat kembali melahirkan atlet-atlet bulutangkis level dunia, terutama di nomor tunggal putra dan putri. Terakhir kita berjaya di nomor tersebut di era Susi Susanti/Mia Audina di tunggal putri dan era Taufik Hidayat untuk tunggal putra," ujar Staf Ahli Menpora Bidang Politik, Yuni Poerwanti.
"Mari kita sama-sama berbenah dan melakukan evaluasi serta terobosan agar bulutangkis kita kembali mendominasi dunia. Kita perlu waspada terutama karena kemunculan kekuatan-kekuatan baru bulutangkis. Negara-negara yang dulu belajar bulutangkis ke Indonesia seperti Spanyol dan India sekarang mereka sudah di pentas dunia," kata Yuni.
Sementara itu, Basri Yusuf dari bagian Binpres dan Sports Science PP PBSI mengatakan bahwa PP PBSI telah mendapatkan otoritas BWF untuk menyelenggarakan Level I sehingga bagi peserta pelatihan yang lulus akan mendapatkan sertifikat level I dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
(mfi/nds)










































