DetikSport
Jumat 24 November 2017, 18:53 WIB

Ahsan/Hendra Rujuk di Kejurnas Bulutangkis 2017

Mercy Raya - detikSport
Ahsan/Hendra Rujuk di Kejurnas Bulutangkis 2017 Foto: dok. Humas PBSI
Jakarta - Kejuaraan Nasional Bulutangkis 2017 menjadi ajang Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan untuk berduet lagi. Langkah itu diambil oleh PP PBSI.

Kejuaraan Nasional 2017 akan digelar di Pangkal Pinang, pada 28 November sampai 2 Desember 2017. Selain atlet dari 29 provinsi, kejurnas akan mengikutsertakan pemain-pemain dari pelatnas Cipayung sebanyak 58 orang, baik utama maupun pratama dari lima sektor.

Yang menarik dari Kejurnas ini adalah para pecinta bulutangkis bisa melihat kembali aksi dari pasangan Ahsan/Hendra. Laga ini menjadi pemandangan berbeda karena keduanya telah dipisahkan sejak awal tahun 2017.

Hendra memutuskan untuk mundur dari pelatnas dan turun dengan status profesional. Sementara, Ahsan berpasangan dengan Ryan Agung Saputro.

Perombakan juga dilakukan pada ganda putra lainnya, seperti Berry Angriawan yang dipasangkan dengan Angga Pratama. Adapun Ricky Karanda Suwardi, y ang merupakan pasangan Angga, dalam Kejurnas, dipasangkan dengan Hardianto.

"Memang di komposisi sektor ganda putra pelatnas ada perubahan komposisi. Kami dan pelatih ingin mencoba beberapa alternatif dan sebagai uji coba makanya kami turunkan di Kejurnas ini," kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti, dalam jumpa pers di Cipayung, Jakarta, Jumat (24/11/2017).

"Semoga ini menjadi potensi untuk ajang ke depannya. Pada Kejurnas pun kami pasangkan kembali Ahsan/Hendra karena mereka ikon dan mengangkat kejuaraan itu sendiri. Dengan harapan yang muda termotivasi untuk Ahsan/Hendra, khususnya ganda putra," ujar dia kemudian.

Istri dari pebulutangkis Alan Budi Kusuma ini menambahkan tak menutup kemungkinan jika Ahsan/Hendra kembali disatukan atau ganda putra lainnya yang baru dipasangkan.

"Intinya kami cari yang terbaik dan bila ada kesempatan kenapa tidak. Siapapun yang terbaik akan layak dipertahankan," katanya.

"Begitu juga dengan Ahsan/Hendra tergantung dari kebutuhan, rencana dari pelatih kan kita harus tahu juga. target apa? Visi misinya apa? Itu harus satu karena kalau pelatihnya mau tapi pemainnya tidak mau buat apa. Susah juga. Pengurus mau tapi pelatih dan pemain tidak mau susah juga. Jadi harus bicara dulu seperti apa," ujar Susy.



(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed