detiksport
Follow detikSport
Sabtu, 16 Des 2017 17:36 WIB

BWF World Super Series Finals

Final Kesembilan di Tahun 2017 untuk Kevin/Marcus

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke final BWF World Super Series Finals 2017 (Tim Humas dan Media PP PBSI) Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke final BWF World Super Series Finals 2017 (Tim Humas dan Media PP PBSI)
Dubai - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon untuk kesembilan kalinya lolos ke final turnamen pada tahun 2017. Mampukah mereka menambah koleksi gelarnya?

Kevin/Marcus baru saja melangkah ke final BWF World Super Series Finals 2017. Ganda putra peringkat satu dunia itu lolos ke partai puncak usai mengalahkan wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, dengan skor 21-10, 18-21, 21-16.


Ini merupakan final kesembilan di tahun 2017 bagi Kevin/Marcus. Dalam delapan final sebelumnya, mereka sukses merebut enam gelar, yaitu di All England, India, Malaysia, Jepang, China, dan Hong Kong. Mereka hanya kalah dalam final di Korea Selatan dan Denmark.

"Pertandingan hari ini cukup berat, tetapi kami senang bisa ke final lagi, apalagi ini final kesembilan buat kami di tahun ini," ujar Kevin kepada badmintonindonesia.org seusai pertandingan di Hamdan Sports Complex, Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (16/12/2017)..

"Hari ini kami merasa lebih siap dan lebih fight, karena ini sudah sistem gugur, dan kami ingin sekali bisa lolos ke final. Sekarang sudah lolos ke final, tentu senang, tapi kan belum juara," timpal Marcus.

Pada pertandingan melawan Kamura/Sonoda, pelatih yang mendampingi Kevin/Marcus, Aryono Miranat, sempat ditegur oleh wasit di game kedua karena Kevin/Marcus memainkan lob-lob panjang seperti ketika melakukan pemanasan.

"Sempat ditanya oleh referee kenapa Kevin/Marcus bermain seperti itu, banyak lob-lob panjang dan kesannya tidak serius. Lalu saya jelaskan bahwa ini adalah bagian dari strategi dan saya rasa tidak ada yang salah dengan itu. Lawan pun meladeni lob tersebut dan tidak menyerang. Di ganda putri bahkan lebih banyak kita temukan reli panjang seperti ini," jelas Aryono.

"Memang ini bagian dari strategi ya, main lob lob panjang. Biar gantian, lawan juga jadi capek," ungkap Marcus.

"Di game kedua itu memang kami mengganti strategi jadi bermain defense. Kami sudah ketinggalan jauh, jadi kami mencoba untuk mengganti strategi," kata Kevin.

Kevin/Marcus akan menghadapi ganda China, Liu Cheng/Zhang Nan, di babak final, Minggu (17/12/2017). Kedua pasangan telah bertemu tiga kali dan dua pertemuan di antaranya dimenangi oleh Kevin/Marcus.


(mfi/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed