Federer Hattrick di Jerman, Roddick di Queens
Senin, 13 Jun 2005 05:55 WIB
Jakarta - Roger Federer dan Andy Roddick sama-sama meraih gelar ketiganya berturut-turut di satu turnamen. Federer juara di Gerry Weber Open, Jerman, sedangkan Roddick di Queens.Federer memastikan gelar ketiganya berturut-turut di Valle, Minggu (12/6/2005) malam WIB, setelah mengalahkan unggulan kedua Marat Safin 6-4 6-7 (6-8) dan 6-4.Safin memang sempat membuat Federer bekerja keras untuk memenangkan pertandingan. Buktinya di set kedua, petenis asal Rusia ini berhasil memaksa hingga tie break 7-6 (8-6), setelah kalah 4-6 di set pertama. Namun justru di set penentu, Safin melakukan kesalahan kehilangan servis di gim awal. Federer pun memanfaatkan keunggulan tersebut tanpa melakukan kesalahan hingga akhirnya menang 6-4.Ini merupakan kemenangan ke-29 Federer di turnamen lapangan rumput. Rekor ini dibuatnya selama tiga tahun terakhir. "Ini merupakan hasil yang hebat, tetapi yang terpenting bagi saya ialah saya tidak kalah dalam 20 partai final terakhir," kata Federer usai pertandingan, seperti dilansir BBC.Kemenangan ini sekaligus menjadi tanda bahwa Federer siap untuk mempertahankan kembali gelarnya di seri Grand Slam lapangan rumput, Wimbledon, 20 Juni-3 Juli mendatang. "Saya senang sudah berada di tahap ini. Saya lagi-lagi terkejut melihat diri saya sendiri. Sebab saya datang ke sini, ke Halle, dan hanya dalam beberapa pertandingan, saya sudah merasa siap," ujarnya.Sementara itu di hari yang sama di London, petenis peringkat empat dunia, Andy Roddick juga mencatat prestasi yang tak kalah dari Federer. Roddick meraih kemenangan ketiga berturut-turut di Queens atau Stella Artois Championships. Di babak final Roddick mengalahkan petenis asal Kroasia, Ivo Karlovic 7-6 (9-7) 7-6 (7-4).Duel Roddick dan Karlovic bisa dikatakan sebagai "duel servis". Sebab kedua petenis ini dikenal memiliki servis yang sangat keras. Terbukti Roddick melakukan 10 kali ace, sementara Karlovic 16 kali. Namun ternyata yang menentukan kemenangan bukan hanya servis, tetapi pengembalian yang terbaiklah yang akhirnya menang."Kami sama-sama tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat ketat. Servis Karlovic mungkin merupakan senjata paling berbahaya di tenis. Tetapi saya memiliki pekan yang luar biasa, dan saya suka bermain di sini. Saya merasa sangat nyaman, dan optimis menjelang Wimbledon nanti," ujar Roddick.Prestasi Roddick menjuarai Stella Artois Championships tiga kali berturut-turut menyamai rekor yang dibuat John McEnroe (1979-1981) dan Lleyton Hewitt (2000-2002). Ini akan menjadi modal terbaik Roddick untuk setidaknya menyamai prestasinya di Wimbledon tahun lalu sebagai finalis. (lom/)










































