detiksport
Follow detikSport
Selasa, 23 Jan 2018 14:49 WIB

Terciduk! Layar Lebar Ini Munculkan Penonton Nakal di Istora

Mercy Raya - detikSport
Layar lebar Istora Senayan menyoroti penonton nakal di Indonesia Masters 2018 (Foto: Mercy Raya/detikSport) Layar lebar Istora Senayan menyoroti penonton nakal di Indonesia Masters 2018 (Foto: Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Duduklah dengan tertib saat menonton Indonesia Masters 2018. Jangan sekali-kali menginjak-injak kursi Istora Senayan jika tak mau terciduk sorotan kamera.

Istora baru saja menjalani proses renovasi. Ada polesan sana-sini, salah satunya dengan keberadaaan kamera CCTV. Teknologi inilah yang dipergunakan untuk memantau penonton nakal di Indonesia Masters 2018 yang saat ini tengah berlangsung.

Sebagaimana pengamatan detikSport di Istora, Selasa (23/1/2018), ada aksi nakal seorang penonton yang tersorot kamera sebelum partai Gregoria Mariska menghadapi Sofie Holmboe Dahl. Ia mengangkat kaki dan menempatkannya pada kursi tribun di bagian bawah. Tindakan tak tertib ini kemudian ditampilkan di layar lebar yang ada di Istora. Terciduk!

Kemunculan penonton nakal itu di layar lebar serta-merta memicu reaksi dari penonton lain. Ada yang menghardik, ada pula yang menyindir. Penonton yang tak tertib itu pun kemudian menyadari kesalahan, mengisyaratkan minta maaf, dan langsung membenahi duduk.

Sebagai gambaran, Istora sudah direnovasi besar-besaran demi kepentingan Asian Games 2018. Wajah asli Istora dikembalikan, tapi sekarang dilengkapi oleh fasilitas yang kekinian.

Pada tribune penonton selain dilengkapi dengan single seat, panpel juga mengedukasi penonton terkait tidak besarnya jarak antarkursi. Memang sempat ada kerisauan jarak itu terlampau sempit sehingga alur keluar-masuk penonton saat pertandingan berlangsung bisa terganggu. Tapi pihak pengelola menegaskan telah mengaturnya sesuai peruntukan.

"Kursi memang didesain demikian. Sebenarnya bukan jaraknya sempit, tetapi ketika penonton masuk dan melewati penonton lain yang sudah duduk, maka sebaiknya penonton lain berdiri agar alurnya lancar. Itu pula kenapa kursinya dibuat seperti kursi lipat, agar ketika ada penonton yang masuk bisa lewat di depannya," kata Manajer pertandingan Indonesia Masters Basri Yusuf beberapa waktu lalu.


(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed