detiksport
Follow detikSport
Sabtu, 10 Feb 2018 23:12 WIB

Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia

Menang Dramatis atas Korsel, Tim Putra Indonesia ke Final

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Firman Abdul Kholik merayakan kemenangannya atas Lee Dong Keun (Tim Humas Dan Media PP PBSI) Firman Abdul Kholik merayakan kemenangannya atas Lee Dong Keun (Tim Humas Dan Media PP PBSI)
Alor Setar - Tim putra Indonesia lolos ke final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018. Kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas Korea Selatan jadi penentu kelolosan tim Merah-Putih.

Pada pertandingan semifinal di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Malaysia, Sabtu (10/2/2018), Indonesia unggul lebih dulu melalui Jonatan Christie. Jonatan sukses mengatasi perlawanan Son Wan Ho dengan skor 21-18 dan 21-14.

Mohammad Ahsan/Angga Pratama yang turun di partai kedua memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 2-0. Ahsan/Angga menang mudah atas Chung Eui Seok/Seo Seung Jae 21-8, 21-10.

Korsel kemudian menipiskan ketertinggalannya melalui Jeon Hyeok Jin, yang mengalahkan Ihsan Maulana Mustofa 21-17 dan 21-16. Negeri Ginseng bahkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah Choi Solgyu/Kim Dukyoung menang atas Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro lewat rubber-game 11-21, 21-18, 21-19.

Duel antara Firman Abdul Kholik dan Lee Dong Keun di partai kelima berlangsung menegangkan. Firman merebut game pertama dengan skor 22-20, tapi Lee mampu membalasnya di game kedua dengan skor 21-11.

Pada game penentuan, Firman unggul 13-7 dan tampil begitu meyakinkan. Namun enam angka berturut-turut kemudian direbut Lee dan kedudukan menjadi imbang 13-13. Hal ini sepertinya langsung membakar semangat Lee, ia terus menekan dan meninggalkan Firman hingga kedudukan match point 20-14.

Dalam keadaan ini, Firman tetap tampil tenang. Satu demi satu poin dicurinya dari lawan. Semakin mendekat, Firman menebar ancaman pada Lee dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Firman membalikkan keadaan dan membuat Lee di bawah tekanan. Akhirnya delapan poin berturut-turut diraih Firman dan ia sukses memenangi game penentuan dengan skor 22-20. Kemenangan Firman mengantarkan Indonesia ke partai puncak.

Kemenangan Firman diwarnai aksi protes dari Lee dan tim Korsel karena winning point yang diraih Firman dihasilkan dari pukulan Lee yang dinyatakan fault oleh wasit karena ujung raketnya mengenai net. Tim Korsel sempat mengajukan protes hingga ke referee, namun keputusan tersebut tidak dapat diganggu gugat.

Kekecewaan ditunjukkan Lee dan pelatihnya. Firman bahkan harus terduduk di penyangga net menunggu Lee mau bersalaman dengannya. Aksi ini membuat Lee diganjar kartu merah oleh wasit. Lee akhirnya mau bersalaman dengan Firman.

"Alhamdulillah pastinya senang sekali bisa menyumbang angka untuk tim. Tadi saya nggak mikir lawan sudah 20 dan saya 14. Pokoknya saya mikir bagaimana dapatkan satu demi satu poin dan usaha banget untuk fokus," kata Firman usai laga.

"Saya juga tidak merasa terbebani karena saya termotivasi, di belakang saya banyak senior-senior saya yang selalu ngasih tahu saya soal main dan sebagainya. Tadi juga nggak terlalu tegang, lebih enjoy karena yakin sama diri saya sendiri," ujarnya kepada badmintonindonesia.org.

Tim putra Indonesia akan bertemu dengan China di partai final, Minggu (11/2/2018). China melaju ke laga puncak setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1.

Berikut hasil lengkap pertandingan semifinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018 antara Indonesia melawan Korea (3-2):

Jonatan Christie vs Son Wan Ho 21-18, 21-14

Mohammad Ahsan/Angga Pratama vs Chung Eui Seok/Seo Seung Jae 21-8, 21-10

Ihsan maulana Mustofa vs Jeon Hyeok Jin 17-21, 16-21

Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro vs Choi Solgyu/Kim Dukyoung 21-11, 18-21, 19-21

Firman Abdul Kholik vs Lee Dong Keun 22-20, 11-21, 22-20


(mfi/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed