detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 01 Mar 2018 14:43 WIB

Menuju All England, Kevin Sanjaya cs Siap Tarung

Mercy Raya - detikSport
Pebulutangkis Indonesia siap tempur di All England 2018 (Mercy Raya/detikSport) Pebulutangkis Indonesia siap tempur di All England 2018 (Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia menyebut tim Indonesia dalam kondisi fit menuju All England 2018. Kevin Sanjaya dkk siap tarung.

All England 2018 akan menjadi target besar pertama yang dibidik PBSI di 2018 ini. Ajang itu akan digelar di Arena Birmingham, Inggris, pada 14-18 Maret 2018. PBSI telah memulai persiapan khusus All England sejak Januari lalu, dan kini secara umum atlet sudah siap bertanding.

"Secara global semua dalam kondisi fit dan mereka sudah siap untuk terjun di kejuaraan All England nanti," kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti, dalam jumpa pers di pelatnas Cipayung, Kamis (1/3/2018).

Susy juga mengatakan, atlet yang sebelumnya ada cedera sudah mulai pulih kondisinya. Termasuk Marcus Gideon dengan cedera otot perut dan bahu Kevin yang kerap kambuh sudah semakin baik.

"Yang pernah cedera ya kami maintenance juga, ada terapi juga, jadi tak ada kendala apapun. Saat ini kondisinya dalam kondisi baik," ungkapnya.

Satu hal yang menarik dalam skuat All England 2018, Praveen Jordan dan Debby Susanto kembali dipasangkan. Padahal di awal tahun ini keduanya dipisah, Debby berpasanan dengan Ricky Karanda Suwardi dan Praveen berduet dengan Melati Daeva Oktavianti.

Namun karena alasan rangking yang belum mencukupi, akhirnya kedua pasangan ini belum bisa turun di All England. Sebaliknya, ajang ini menjadi kesempatan Praveen/Debby untuk mencoba lagi.

"Kembalinya mereka tentu kami berharap menambah kekuatan di sektor ganda campura. Sebelumnya mereka pernah juara beberapa tahun lalu sebetulnya mereka mampu mencapi prestasi itu. Nah ini menjadi ajang juga siapapun yang di ganda campuran saling bahu membahu berbagi dan menambah kekuatan Indonesia untuk mencapai prestasi di ganda campuran," harap dia.

Susy juga berharap dengan persiapan yang maksimal, target satu gelar bisa tercapai. Tahun lalu, Indonesia meraih satu gelar melalui ganda putra Kevin/Marcus.

"Saya rasa masing-masing atlet memiliki target pribadi. Mereka juga pasti tahu tugas dan tanggung jawab masing-masing. Jika dari PBSI kami lihat realitas saja, kami melihat kekuatan bulutangkis negara-negara cukup merata jadi mininal satu dulu lah," ungkap dia lagi.

"Saya tidak mau berjanji muluk-muluk karena dengan melihat kekuatan saat ini satu gelar cukup baik dan kami juga tidak menitikberatkan kepada siapa, karena kami tahu yang bertanding di All England adalah yang terbaik dan punya tugas penting. Jadi satu gelar realistis," tuturnya.

Selain All England, PBSI mengagendakan sebagian pemain yang turun di All England juga turun di German Open pada 6-11 Maret 2018. Mereka akan berangkat Sabtu (3/3/2018), sementara bagi atlet yang turun di All England saja akan berangkat Minggu (11/3/2018). (mcy/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed