detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 15 Mar 2018 13:05 WIB

Wawancara Pelatih Owi/Butet Menuju Asian Games

Mercy Raya - detikSport
Richard Mainaky, pelatih ganda campuran pelatnas PBSI. (Grandyos Zafna/detikSport) Richard Mainaky, pelatih ganda campuran pelatnas PBSI. (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir disiapkan semaksimal mungkin untuk meraih medali emas Asian Games 2018. Pelatih Richard Mainaky telah menyiapkan skenarionya.

Medali emas olimpiade sudah, juara dunia juga tak cuma sekali, naik podium tertinggi di All Eggland juga dicapai dengan gaya; hat-trick. Tapi, Tontowi/Liliyana belum memiliki medali emas Asian Games.

Pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, Richard, telah menyiapkan sejumlah rencana agar misi itu tercapai. Richard buka-bukaan terhadap detikSport soal skenario yang disusunnya itu.

[Baca Juga: Ganda Campuran Mencari Emas Asian Games]

Berikut petikan wawancara detikSport dengan Richard beberapa waktu lalu:

detikSport (d): Selamat siang, Kak. Bagaimana perkembangan terakhir kondisi Owi dan Butet?

Richard Mainaky (R): Owi dan Butet saya siapkan jangka pajang, yakni untuk Asian Games. Tidak bisa dimungkiri sebelumnya banyak kejuaraan, seperti All England. Saya sudah bilang ke pelatih fisik agar diatur penampilan puncak mereka ada di Asian Games.

d: Secara khusus untuk kondisi masing-masing pemain seperti apa? Owi bagaimana dan Butet seperti apa?

R: Kondisi terbaru Butet (cederanya) sudah makin membaik, kekuatan kaki dan semuanya. Saya sudah berkomunikasi dengan pelatih fisik dan Felix (Banyu Arta) sudah meyiapkan latihan khusus. Dengan apa yang sudah dilakukan (dalam latihan) cukup baik, hampir tidak ada kendala. Kondisi Owi, dengan apapun kondisinya, dia harus siap menerima latihan keras.

d: Apakah ada perubahan penanganan untuk Owi/Butet seiring makin pendeknya waktu ke Asian Games?

R: Saya tidak memberikan target khusus pada kejuaraan-kejuaraan sebelum Asian Games, tapi bagaimanapun untuk tampil pada kejuaraan-kejuaraan itu perlu persiapan yang baik. Sebab, mereka tetap harus menjaga kualitas, menunjukkan kelas mereka, dan demi nama baik mereka. Makanya, mereka harus tetap memberikan hasil yang maksimal.

[Gambas:Video 20detik]

d: Jadi tidak akan ada perubahan pasangan untuk Owi dan Butet sampai Asian Games?

R: Untuk Owi Butet tidak ada perubahan. mereka akan tetap bersama-sama sampai Asian Games.

d: Persiapan khusus yang dibuat untuk Owi dan Butet ke Asian Games apa saja?

R: Yang ada bagaimana saya akan memberikan satu training camp seperti yang saya lakukan sebelum Olimpiade dan Kejuaraan Dunia, dan itu akan kami cari celahnya. Saya akan ke Kudus karena sangat fokus. paling lama satu minggu. Itu rencana. Peluang itu kecil, waktu sempit karena sebelumnya ada Kejuaraan Dunia dan Indonesia Open.

[Baca Juga: Harapan Christian Hadinata untuk Bulutangkis di Asian Games: Emas Ganda Campuran dan Juara Umum]

d: Rencana untuk TC untuk Owi dan Butet di Kudus sudah final dan absen di Kejuaraan Dunia?

R: Saya akan bicara dengan Binpres kita, Bu Susy, apakah saya harus ke Kejuaraan Dunia atau tidak. Sebab ada TC atau tidak. Saya mempunyai ambisi agar mereka mampu meraih puncak, sebab itu saja yang belum mereka raih.

d: Ada imbauan khusus untuk Owi dan Butet?

R: Mereka tetap harus bisa menjaga motivasi mereka harus emas. Saran menjaga enam bulan ini? Harus mengikuti semua yang sudah saya programkan, khususnya Owi dan Butet yang tinggal di luar asrama.

d: Satu kata untuk Owi dan Butet?

R: Semangat dan tambah semangat untuk raih medali emas Asian Games.


(fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com