Tenis Wimbledon
Petenis Putri AS Siap Berjaya Lagi
Kamis, 30 Jun 2005 13:56 WIB
Jakarta - Petenis putri Amerika Serikat pernah merajai Wimbledon selama lima tahun. Namun tahun lalu kejayaan mereka terhenti oleh petenis Rusia Maria Sharapova. Kini Venus Williams berniat mengembalikan kejayaan negerinya. Sejak 1999 hingga 2003, petenis putri AS tak pernah absen menjuarai Wimbledon. Lindsay Davenport menjadi juara tahun 1999, sementara Williams bersaudara bergantian juara setelah itu. Venus juara tahun 2000 dan 2001, sementara adiknya, Serena, berjaya tahun 2002 dan 2003. Istimewanya di dua kesempatan yang dimenangkannya Serena mengalahkan Venus dalam all-american final. Tapi tahun lalu, bukan petenis AS yang menjadi juara. Serena dikalahkan petenis putri Rusia yang (ketika itu) belum begitu terkenal namanya, Sharapova. Petenis jelita ini menghentikan perlawanan juara bertahan lewat pertarungan dua set. Wimbledon 2005 kini sudah memasuki babak semifinal, dan dua petenis putri AS menjadi semifinalis. Davenport akan menghadapi Amelie Mauresmo (3), sedangkan Venus ditantang penakluk adiknya tahun lalu. Buat Venus, semifinal ini spesial, karena inilah kali pertama dia menembus babak 4 besar grand slam setelah Wimbledon 2003. "Saya merasa lapangan ini telah berkembang dengan pesat. Tapi saya tahu kapan saya bermain baik, saya pikir saya sedang berada dalam kondisi itu," tukasnya setelah mengalahkan petenis Prancis Mary Pierce di perempatfinal seperti dikutip Reuters. Dari dua pertemuan sebelumnya, Sharapova mengungguli Venus 2-0. Tapi Venus belum pernah kalah di semifinal Wimbledon dari empat kali penampilan. "Dia (Venus) adalah pejuang hebat. Setiap kali kami bertemu, pasti terjadi pertarungan yang ketat. Yang saya bisa lakukan kini adalah bermain dengan sekuat tenaga dan melihat siapa yang keluar menjadi terbaik diantara kami," ucap unggulan kedua Sharapova. Jika menilik statistik, para petenis AS tampaknya memang cocok dengan tipe lapangan cepat Wimbledon. Martina Navratilova masih tercatat sebagai petenis putri dengan raihan gelar juara terbanyak yaitu 9 kali. Sementara di bagian putra, Pete Sampras menjadi raja dengan catatan 7 kemenangan. (mel/)











































