detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 17 Apr 2018 20:23 WIB

Kejuaraan Bulutangkis Asia

Wakil Tunggal Putra Indonesia Dituntut Siap Hadapi Siapapun

Mercy Raya - detikSport
Salah satu wakil tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2018 Jonathan Christie (Agung Pambudhy/detikSport) Salah satu wakil tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2018 Jonathan Christie (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Tunggal putra Indonesia tak mendapat undian yang bagus di Kejuaraan Asia Bulutangkis 2018. Mereka pun dituntut siap menghadapi siapapun.

Indonesia menurunkan tiga wakilnya di sektor tunggal putra. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Ihsan Maulana Mustofa.

Dari ketiganya, Ihsan yang paling berat undiannya. Sejak babak pertama, dia sudah bertemu unggulan kedua asal Korea Selatan Son Wan Ho. Jika mulus dia akan bertemu pemenang dari laga Kanta Tsuneyama (Jepang) dengan Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand), dan kemungkinan Lin Dan (6) pada babak 8 besar.

Sementara Jonatan akan bentrok dengan Kazumasa Sakai, jika berhasil dia diprediksi bertemu Ng Ka Long Angus (8) atau Chen Long (3) di babak selanjutnya.

Anthony tak kalah berat. Dia berpotensi bentrok dengan Lee Chong Wei (5) di babak kedua, dan jika mulus akan bertemu unggulan pertama asal India, Kridambi Srikanth, di delapan besar.

"Pemain itu harus siap menghadapi siapapun. Apalagi sekarang pakai sistem peringkat yang secara otomatis siapapun bisa berhadapan," kata Kabidbinpres PBSI Susy Susanti di Pelatnas Cipayung, Selasa (17/4/2018).

"Sama jika misalnya Anthony di babak kedua bisa bertemu Lee Chong Wei, ya mau tidak mau harus dihadapi. Karena bagi saya selalu ini menjadi kesempatan juga untuk pemain memantau levelnya sekarang ada dimana? itu kan bisa kelihatan dengan dia melawan yang unggulan-unggulan levelnya terlihat ada di mana," lanjutnya.

"Malah mainnya juga bisa lebih lepas karena belum pernah bertemu dan memacu si atlet juga untuk berbuat lebih."

Menurut Susi ada beberapa faktor yang bisa menguntungkan tunggal putra Indonesia di ajang ini. Salah satunya para jagoan tua seperti Lee Chong Wei sudah mulai menurun yang memperbesar kesempatan pemain muda untuk unjuk diri.

"Itu kan hukum alam lah. Jadi saya berharap ini menjadi kesempatan bagi atlet-atlet lain, menang bagus, kalah tidak apa-apa supaya dapat termotivasi lagi. Apalagi sebelumnya Anthony dan pemain lainnya pernah menjadi juara dan mengalahkan unggulan. Tentu hal itu menjadi modal mereka untuk menghadapi siapapun saat di Kejuaraan Asian nanti," tutupnya.


(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed