DetikSport
Rabu 18 April 2018, 14:59 WIB

Susy: Piala Thomas Kans Juara, Piala Uber Semifinal Saja Dulu

Mercy Raya - detikSport
Susy: Piala Thomas Kans Juara, Piala Uber Semifinal Saja Dulu Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PBSI, Susy Susanti (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melihat peluang besar untuk menjadi juara Piala Thomas tahun ini. Tapi, tidak bagi tim Uber.

Piala Thomas dan Uber 2018 bergulir di Bangkok, Thailand, pada 20-27 Mei. Dari hasil undian, tim Thomas Indonesia tergabung di Grup B. Jonatan Christie dkk. akan bersaing dengan Korea, Kanada, dan Thailand.

Sementara itu, tim Uber Indonesia tergabung di grup 'neraka'. Greysia Polii dkk. harus berhadapan dengan China, Prancis, dan Malaysia.

Piala Thomas 2016, Indonesia gagal meraih juara setelah ditaklukkan Denmark pada partai final. Tahun ini, target juara pun menjadi sebuah keharusan. Apalagi, skuat tunggal putra dan sektor ganda saat ini cukup meyakinkan.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PBSI, Susy Susanti, melihat Indonesia memiliki peluang cukup besar untuk meraih Piala Thomas. Tapi, dia tak ingin sesumbar.

"Saya tidak mau muluk-muluk dulu. Intinya anak main maksimal saja, step by step, lolos (grup) dulu. Masalah target pasti juara mereka sudah tahu. Begitu juga dengan pemain yang sudah menuju kematangan dari sebelumnya hanya anak bawang sekarang menjadi ujung tombak, ya mereka sudah harus siap," ujar Susy di pelatnas PBSi, Rabu (18/4/2018).

"Makanya, saya siapkan tidak hanya satu lapis, tapi elite, pelapis, pratama, dan junior ini. Latihan terus agar bisa lebih atas dan regenerasi berjalan supaya tidak mengandalkan yang itu-itu saja seperti beberapa tahun lalu," peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu menambahkan.

"Tapi, peluang atau kesempatan untuk juara pasti ada," dia menambahkan.

Berbeda dengan Piala Thomas, Susy meminta tim putri Indonesia lebih kerja keras untuk masuk semifinal. Susy menilai dari peta kekuatan sektor ganda putri Indonesia masih belum konsisten.

"Tanpa mengecilkan timnas Uber, untuk kali ini saja masuk semifinal sudah bagus," Susy menuturkan.

"Kami butuh ada ganda putri yang konsisten juara. Tapi kemarin di Malaysia tunggal putri justru yang bisa nyolong dari China tapi kan ganda putri mereka belum turun semua. Jadi, ya semoga bisa menjadi modal positif lah bagi tim uber," dia menambahkan.


(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed