DetikSport
Selasa 24 April 2018, 00:32 WIB

Kata Alan Budikusuma soal Jadwal Padat Turnamen Bulutangkis Dunia

Ristu Hanafi - detikSport
Kata Alan Budikusuma soal Jadwal Padat Turnamen Bulutangkis Dunia Alan Budikusuma (Foto: Ristu Hanafi)
Yogyakarta - Mulai 2018, Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menerapkan struktur baru untuk turnamen yang membuat jadwal kian padat. Ini tanggapan Alan Budikusuma terkait hal itu.

Pertengahan tahun 2018, ada tiga kejuaraan bulutangkis level internasional yang jadwal penyelenggaraannya berurutan. Indonesia Terbuka dan Kejuaraan Dunia digelar bulan Juli kemudian disusul Asian Games pada bulan Agustus.

"Bulan depan ada Piala Thomas dan Uber, lalu di awal Juli ada Indonesia Open dan akhir Juli Kejuaraan Dunia. Dan pertengahan Agustus ada Asian Games, jadi ini merupakan tantangan pebulutangkis Indonesia di tengah jadwal sangat padat," kata Alan, di sela jumpa pers Daihatsu Astec Open 2018, di Yogyakarta, Senin (23/4/2018).

Secara skala prioritas, Alan yang menjabat Kabid Sponsorship Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu menyebut PBSI mengutamakan Indonesia Terbuka dan Asian Games karena Indonesia bertindak selaku tuan rumah. Namun secara pribadi, dirinya berharap pebulutangkis Indonesia juga bisa berbicara banyak di Kejuaraan Dunia di China.


"Indonesia Open peserta ada sekitar 45 negara, kalau Asian Games negara di Asia. Meski peta kekuatan bulutangkis dunia banyak di negara Asia, tapi untuk levelnya tetap lebih tinggi Kejuaraan Dunia karena bisa diikuti sekitar 70 negara," jelasnya.

Saat ini, PBSI masih menggodok strategi agar para atlet bisa bermain maksimal di tiga event tersebut selain tentunya persiapan akhir menjelang Piala Thomas dan Uber.

Alan melihat kekuatan utama Indonesia saat ini masih berada di ganda putra dan ganda campuran tanpa mengesampingkan nomor lainnya yang diharapkan mampu mendulang prestasi.

"Di Asia saat ini banyak kekuatan dunia bulutangkis, ada Jepang, Cina, Korea, Thailand, dan negara Eropa seperti Denmark dan Inggris," imbuh suami Susy Susanti ini.


(nds/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed