DetikSport
Selasa 22 Mei 2018, 16:15 WIB

Laporan Dari Thailand

Karena Nitya/Apriyani Terlalu Hati-Hati

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Karena Nitya/Apriyani Terlalu Hati-Hati Nitya Krishinda Maheswari/Apriyani Rahayu usai menjalani laga dengan Prancis di Piala Uber 2018. (Okdwitya Karina Sari/detikSport)
FOKUS BERITA: Piala Thomas - Uber 2018
Bangkok - Duet Nitya Krishinda Maheswari dan Apriyani Rahayu menuai kemenangan dengan susah payah atas Delphine Delrue/Lea Palermo di penyisihan grup Piala Uber 2018. Mereka belum kompak.

Nitya/Apriyani turun di partai keempat pada pertandingan penyisihan Grup D Piala Uber di Impact Arena, Selasa (22/5/2018). Menghadapi Delrue/Palermo, keduanya lebih dahulu kalah di gim pertama sebelum menang dengan skor akhir 16-21, 21-19, 21-19.

Baca Juga: Indonesia Sapu Bersih Kemenangan Atas Prancis di Piala Uber

Ini adalah pertama kalinya bagi Nitya/Apriyani dipasangkan di laga kompetitif. Sebelum cedera panjang, Nitya berpasangan dengan Greysia Polii dan mencapai sederet gelar termasuk medali emas Asian Games 2014.

Apriyani kemudian menggantikan Nitya untuk bertandem dengan Greysia, dan memperlihatan performa menjanjikan. Duet Apriyani/Greysia kini menjadi andalan utama 'Merah Putih'.

Baca Juga: Indonesia Amankan Tiket ke Perempatfinal Piala Uber 2018

Indonesia telah mengunci kemenangan atas Prancis dengan kedudukan 3-0, saat Nitya/Apriyani bertanding. Namun, situasi tersebut tidak lantas membuat keduanya bermain dengan lepas.

"Tadi seharusnya bisa ngasih perlawanan lebih bagus daripada tadi. Mungkin karena, saya sendiri harus meyakinkan diri saya untuk partner dengan dia. Dalam artian, dia itu pemain bagus yang harusnya saya ngga perlu khawatir dengan pengembalian bola saya. Tapi saya lebih berpikir dengan keyakinan diri sendiri, jadi dia malah jadi takut-takut memainkan permainan dia sendiri. Jadi kita seperti main hati-hati," Nitya mengungkapkan.

"Kalau saya, di beregu walau perolehan skor sudah aman saya lebih belajar untuk ngasah kepedean saya di pertandingan baik di pertandingan perorangan ataupun beregu. Apalagi di beregu, pressure pasti jauh lebih besar. Saya juga pengin sumbang poin juga, walaupun di atas kertas kita sudah menang," dia menambahkan.

Apriyani mengaku bahwa bersama Nitya, dirinya bermain lebih kalem. Nitya berharap Apriyani untuk jangan merasa sungkan.

"Saya kasih tahu dia, dia berhak ngasih tahu saya. Di atas lapangan, kita bukan lagi senior-junior, kita bener-bener partner dan saya membutuhkan dia tanpa dia, saya ngga bisa mengembalikan performa di gim ketiga," kata Nitya.



(rin/fem)

FOKUS BERITA: Piala Thomas - Uber 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed