detiksport
Follow detikSport
Sabtu, 26 Mei 2018 13:36 WIB

PBSI Harus Maksimalkan Waktu 3 Bulan Jelang Asian Games & Kejuaraan Dunia

Mercy Raya - detikSport
Indonesia gagal total di ajang Piala Thomas-Uber 2018 (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) Indonesia gagal total di ajang Piala Thomas-Uber 2018 (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Jakarta - Lupakan kegagalan Piala Thomas dan jadikan hasilnya sebagai pelajaran untuk menghadapi Asian Games 2018 serta kejuaraan dunia di depan mata.

Begitulah saran dari mantan pebulutangkis top Indonesia, Taufik Hidayat, usai kegagalan Indonesia di ajang Piala Thomas Uber 2018. Tim Thomas dikandaskan China di semifinal sementara Tim Uber dihentikan Thailand di perempatfinal.





Kejuaraan Dunia akan berkangsung 30 Juni sampai 5 Agustus di Nanjing, China. Kurang dari dua pekan setelahnya, Indonesia menggelar Asian Games di Jakarta dan Palembang.

PBSI masih memiliki waktu kurang dari tiga bulan untuk bisa membayar kekecewaan masyarakat bulutangkis.

"Memang harus berubah cepat. Sekarang bisa dilihat Anthony Ginting bagus tapi masih kalah. Jonatan Christie set pertama, kedua, tapi ketiga jauh. Kalau tak ada perubahan ya akan begini, hasil ini malah lebih buruk dari dua tahun lalu," kata Taufik kepada detikSport.

"Saya rasa kalau dimaksimalkan tiga bulan cukup-cukup saja. Waktunya cuma ada tiga bulan ya harus dimaksimalkan," sambungnya.

"Termasuk pergantian pelatih tunggal? Bisa saja. Saya kan menyarankan sudah lama. PBSI bilang itu yang terbaik ya sudah yang terbaik hasilnya ini. Sebenarnya untuk Jonatan dan Anthony (seharusnya) sudah naik kemana-mana jauh tapi begitu saja. Harus ada perubahan total jika tak ada perubahan ya hasilnya begini saja terus tidak berubah," tutup pria berusia 36 tahun ini.



(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed