detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 26 Mei 2018 19:31 WIB

Pelatih Jepang Sempat Khawatir dengan Atmosfer Stadion

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Jepang juara Piala Uber 2018 usai kalahkan Thailand (Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO) Jepang juara Piala Uber 2018 usai kalahkan Thailand (Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO)
Bangkok - Jepang sukses mengakhiri puasa gelar Piala Uber usai mengalahkan Thailand di final. Pelatih Jepang Park Joo-bong mengaku sempat cemas dengan atmosfer stadion.

Bertanding di Impact Arena, Sabtu (26/5/2018), Jepang menang secara meyakinkan dengan skor 3-0. Akane Yamaguchi, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, dan Nozomi Okuhara menyumbang kemenangan di tiga partai pertama.

Di pertandingan ini, Thailand membuat perubahan pada susunan pemainnya. Ganda putri Puttita Supajirakul dipasangkan dengan Jongkolphan Kititharakul bukan dengan pasangan aslinya, Sapsiree Taerattanachai. Supajirakul/Kititharakul pun diplot sebagai ganda pertama.


Park mengungkapkan tidak kaget dengan perubahan itu, melainkan riuhnya stadion yang dipenuhi dengan penonton tim tuan rumah. Sekalipun pada akhirnya kekhawatiran itu tidak terbukti.

"Saya tidak mengkhawatirkan perubahan komposisi pemain Thailand, tapi lebih mencemaskan atmosfer stadion apakah para pemainnya bisa mengatasi atau tidak. Namun, para pemain saya rupanya bisa tetap fokus," ungkap Park dalam konferensi pers.


Pelatih Jepang Sempat Khawatir dengan Atmosfer StadionJepang merayakan gelar juara Piala Uber 2018 (Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO)


Pelatih kepala Thailand Rexy Mainaky punya alasan tersendiri untuk memasangkan Supajirakul/Kititharakul. Pasalnya, Duet Kititharakul dengan Rawinda Prajongjai punya rekor buruk melawan Fukushima/Hirota.

"Saat kami melakukan training camp di Chiang mai, kita banyak membicarakan tentang strategi ini. Kami tahu pemain jepang tahu betul cara melawan pemain kami (Kititharakul/Prajongjai)," ungkap mantan ganda putra top asal Indonesia itu.


"Pertemuan terakhir, ganda pertama kami kalah dua kali beruntun dalam dua set. Kami mencoba menghindarkan tekanan pada para pemain kami . Jadi ini sudah dibicarakan tadi malam sebelum final, kami mengubah partnership."


(rin/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed