detiksport
Follow detikSport
Jumat, 01 Jun 2018 02:24 WIB

PBSI Disebut Tak Izinkan Hendra/Boon Heong Tampil di Kejuaraan Dunia 2018

Femi Diah - detikSport
Aksi Hendra Setiawan/Tan Boon Heong di lapangan (Foto: Robertus Pudyanto/Getty Images) Aksi Hendra Setiawan/Tan Boon Heong di lapangan (Foto: Robertus Pudyanto/Getty Images)
Petaling Jaya - Pebulutangkis Malaysia, Tan Boon Heong, kecewa dengan keputusan PP PBSI. Kendati lolos kualifikasi Kejuaraan Dunia 2018 bersama Hendra Setiawan, PBSI tak mengizinkan.

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 akan digelar pada 30 Juli hingga 5 Agustus di Nanjing, China. Untuk tampil di ajang itu, setiap pebulutangkis wajib memenuhi syarat dengan berada pada peringkat tertentu.

Boon Heong dan Hendra ada di urutan keempat pemain cadangan. Setelah beberapa ganda putra yang lolos kualifikasi menolak tampil di Kejuaraan Dunia, (Federasi Bulutangkis Dunia) BWF pun melayangkan undangan kepada Boon Heong dan Hendra lewat federasi masing-masing, Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) dan PBSI.

Baca Juga: Kata Hendra soal Isyarat Piala Thomas Terakhir

BAM telah menyetujui keikutsertaan Boon Heong dan Hendra di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 itu. Sementara, PBSI menolaknya.

Sekretaris BAM, Ng Chin Chai, mengatakan BWF menyerahkan keputusan kepada BAM setelah penolakan PBSI.

"Saya sampaikan kepada Boon Heong hari ini (kemarin) dan tentu saja dia sangat ingin tampil (di Kejuaraan Dunia). Sayangnya, Hendra tak mendapatkan izin dari PBSI," kata Chin Chai seperti dikutip The Stars.

"Dengan pasangan itu berasal dari dua negara berbeda, undangan harus diterima oleh kedua asosiasi," dia menambahkan.

"Tapi, keputusan PBSI bisa dimengerti. Jika Hendra mengambil undangan itu maka akan mengurangi jatah maksimal empat ganda putra dengan peringkat terbaik, yang kalau melihat urutannya akan mengorbankan Angga Pratama and Ricky Karanda Suwardi," Chin Chai menjelaskan.

Baca Juga: PBSI Harus Maksimalkan Waktu 3 Bulan Jelang Asian Games & Kejuaraan Dunia

Tiga ganda putra yang peringkatnya ada di atas Angga/Ricky adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Berry Angriawan/Hardianto.

Saat dikonfirmasi, Boon Heong, cukup emosional. Sebab, sejak awal mereka berpasangan memang untuk bisa tampil di Kejuaraan Dunia 2018.

"Saya sangat kecewa. Kok bisa PBSI melakukannya kepada kami? Hendra juga sangat menginginkan bisa tampil di sana," kata Boon Heong.

"Faktanya, Kejuaraan Dunia adalah alasan kenapa kami berpasangan tahun lalu. So, sekarang kami berhasil lolos kualifikasi, tapi kami tak bisa tampil. Itu sangat tidak adil," ujar dia.

(fem/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed