Terhenti di Babak Pertama, Jonatan Christie: Mental Mereka Kuat

Mercy Raya - Sport
Selasa, 03 Jul 2018 20:43 WIB
Foto: Agung Pambudhy/detikSport
Jakarta - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, terhenti di babak pertama Indonesia Open 2018. Jonatan disingkirkan pemain Denmark, Viktor Axelsen.

Bertanding di Istora Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Selasa (3/7/2018), Jonatan langsung takluk dua game dari Viktor. Dia kandas 10-21, 19-21 dalam tempo 39 menit.

"Saya akui Viktor itu lebih baik dari saya. Lebih tepatnya dia lebih berani untuk menyerang dan mengambil poin. Sementara saya, di gim pertama saya masih mencari-cari pola permainan yang bagus," kata Jonatan usai laga.



"Di gim kedua, saya sudah lebih terbuka dan enak mainnya tapi saya tetap tidak bisa. Memang masalah seperti ini bukan kali ini saja. Waktu di Malaysia kemarin juga mengalami hal yang sama. Jujur ini menjadi pekerjaan rumah buat saya dan pelatih. Karena terkadang saat leading, penekanan justru menurun. Harusnya, lebih banyak menekan akhirnya musuh berbalik unggul," tutur dia kemudian.

Sepanjang keikutsertaannya di Indonesia Open, Jonatan hampir kerap dikalahkan oleh pemain-pemain Denmark. Sebagai contoh Indonesia Terbuka 2015 dan 2016, dia juga dihentikan oleh pemain Denmark Jan O Jorgensen. Begitu dengan tahun ini, dia tak kuasa menghadapi pemain Denmark.

"Memang Denmark banyak pemain tunggal putra yang bagus. Ada Jan O, Viktor, ya itu lah kembali ke saya sendiri. Beberapa poin kritis itu yang harus diperbaiki cara berpikirnya. Bagaimana menerapkan strategi yang tepat di saat yang tepat," dia menjelaskan.

"Selain itu, tipikal orang Eropa terlebih Denmark lebih pantang menyerah. Walau saya bermain di rumah sendiri, tapi dia berani melawan. Contohnya, saat saya melawan Jan O, saya dua kali kalah. Dari segi mental dia tak mau kalah. Bukan masalah Denmark atau siapapunnya. Tapi memang mental mereka kuat," dia menambahkan.



(mcy/fem)