Canas: ATP Bikin Kesalahan
Selasa, 09 Agu 2005 15:22 WIB
Jakarta - Sanksi dan hukuman yang diberikan ATP kepada Guillermo Canas sehubungan dengan kasus doping yang menimpanya dinilai petenis asal Argentina itu sebagai sebuah kesalahan. Kok?Seperti diberitakan sebelumnya, Canas dijatuhi sanksi larangan bertanding selama dua tahun, denda sebesar Rp 2,6 miliar serta penurunan peringkat di daftar peringkat ATP. Alasan dari penjatuhan hukuman ini karena petenis berusia 28 tahun itu terbukti mengkonsumsi obat berjenis diuretic hydrochlorothiazide di Acapulco Februari lalu.Meskipun kenyataan berbicara demikian Canas merasa keberatan dengan sanksi hukuman yang dijatuhkan oleh organisasi tenis putra dunia itu. Canas menuduh bahwa ATP telah melakukan kesalahan."Merupakan kesalahan di seluruh sistem di turnamen Acapulco. Ada orang dari turnamen yang membelikanku obat yang dijamin oleh ATP. Saya tidak pernah mengira mereka memberiku hukuman yang berat. Mereka mencoba mengabaikan keadilan dengan sistem yang tidak 100 persen pasti dan efisien, dan itu berbuah kesalahan. ATP telah membuat kesalahan dalam kasusku ini," ujar Canas saat menggelar jumpa pers seperti dilansir Eurosport, Selasa (9/8/2005)."Yang pasti, karirku tidak akan berakhir. Saya telah mengalami ketidakadilan," lanjut Canas.Canas menjadi orang keempat asal Argentina yang menerima hukuman dari ATP dalam kasus dopin ini. Sebelumnya nama-nama seperti Juan Ignacio Chela, Guillermo Coria dan Mariano Puerta juga pernah terkena kasus serupa.Apakah ada kospirasi didalamnya untuk menghambat perkembangan karir petenis Argentina? Canas tidak memandangnya demikian. "Saya tidak berpikir ada konspirasi didalamnya. Hanya lebih mengarah pada isu-isu politik untuk melawan negaraku. Ada campur tangan uang didalamnya," ujar Canas.Belum diketahui apakah Canas akan melakukan banding dengan keputusan ATP itu. Namun jika hukuman itu tetap dijalankan Canas baru bisa kembali tampil di dunia tenis pada 11 Juni 2007 nanti. (ian/)










































