Chandra/Sigit ke Final

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2005

Chandra/Sigit ke Final

- Sport
Minggu, 21 Agu 2005 13:12 WIB
Jakarta - Indonesia hanya menempatkan pasangan Chandra Wijaya/Sigit Budiarto di final ganda putra kejuaraan dunia bulutangkis 2005 yang berlangsung di Arrowhead Pond, Anaheim, Minggu (21/8/2005).Di semifinal, Chandra/Sigit membutuhkan waktu 41 menit guna mengalahkan pasangan Malaysia Chong Ming Chan/Kien Keat Koo dalam dua set. Set pertama, Chandra/Sigit unggul dengan skor 15-9. Set kedua, pertarungan berjalan lebih alot dan kejar-mengejar angka tak terhindarkan. Tetapi pasangan yang diunggulkan di posisi kedua tersebut mampu melepaskan diri dari tekanan sebelum unggul 15-11."Saya tidak peduli dengan lawan kami besok. Yang pasti kami selangkah lagi mencapai impian kami (juara) dan kami akan habis-habisan berjuang," ucap Chandra seusai pertandingan. Luluk/Alven Tersingkir Di final, Chandra/Sigit akan menghadapi ganda Amerika Serikat Tony Gunawan/Howard Bach yang secara mengejutkan menyingkirkan andalan Indonesia Luluk Hadiyanto/Alven Yulianto di semifinal. Mendapatkan dukungan penuh penonton, Tony/Bach bermain luar biasa dan mampu merepotkan Luluk/Alven. Beberapa kali keduanya tak berdaya menahan gempuran Bach yang sangat bersemangat. Set pertama, Tony/Bach unggul 15-9. Set kedua Luluk/Alven memberikan perlawanan lebih keras. Namun beberapa keputusan wasit merugikan pasangan Indonesia. Pada kedudukan 11-8, dua kali hakim garis membuat keputusan kontroversial dengan mensahkan servis Bach.Akibat keputusan hakim garis pasangan Indoensia, terutama Luluk, terlihat cukup frustasi. Tetapi setelah mengendalikan emosi mereka mampu mengejar hingga kedudukan 13-14. Sayang, laju Luluk/Alven terhenti sampai angka 13. Tony akhirnya memastikan satu tiket final lewat penempatan bola sempurna yang menutup pertandingan dengan skor akhir 15-13. Buat AS, inilah kali pertama mereka mampu menempatkan wakilnya di final kejuaraan bulutangkis perorangan paling bergengsi ini. Istimewanya dalam perjalanan ke final pasangan yang hanya menjadi unggulan 13 ini sempat mengalahkan ganda terkuat dunia asal Denmark Jens Eriksen/Martin Lundgaard Hansen di perempat final. Pada pertandingan lain, pebulutangkis asal Cina, Lin Dan, melaju ke final guna menghadapi Taufik Hidayat. Di semifinal, pebulutangkis unggulan pertama itu mengkandaskan pebulutangkis Denmark Peter Gade lewat pertarungan tiga set dengan skor akhir 15-9 13-15 15-11. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads