detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 30 Okt 2018 15:55 WIB

Agar Jangan Cuma Kevin/Marcus di BWF World Tour Finals

Mercy Raya - detikSport
Foto: Agung Pambudhy/detikSport Foto: Agung Pambudhy/detikSport
Jakarta - Ganda putra Indonesia berpeluang menambah wakil di BWF World Tour Finals Guangzhou. Pelatih menyiapkan tiga pasangan untuk mendampingi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Di sektor ganda putra, PBSI memastikan ganda Kevin/Marcus akan turun di BWF World Tour Finals yang berlangsung di Guangzhou, China, 12 sampai 16 Desember 2018. hanya delapan pemain dan pasangan terbaik yang tampil di ajang tersebut.

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi mengatakan peluang untuk menambah wakil masih terbuka lebar dengan catatan di empat sisa turnamen bisa dimaksimalkan atletnya untuk menambah poin.




Yakni, China Terbuka di Fuzhou, 6-11 November, Hong Kong Terbuka 13-18 November, Syed Modi International Badminton Championship di India 20-25 November, dan Korea Masters 27 November sampai 2 Desember.

"Peluang tetap ada. Posisi terakhir setelah Prancis Terbuka tidak tahu berapa, kemarin setelah Denmark di peringkat 10 atau 11. Masih ada sisa 4 turnamen lagi. Tergantung capaian mereka (para pemain) saja. Sejauh berapa mereka bisa dapat poin untuk bersaing dengan pemain lain," kata pelatih nasional ganda putra, Herry Iman Pierngadi, kepada pewarta, Selasa (30/10).

Selain Kevin/Marcus, dari perolehan poin yang terdekat saat ini adalah Berry Angriawan/Hardianto dengan jumlah poin 50.780. Saat ini mereka menempati peringkat 10. Disusul Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dengan poin 49.460 dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto 49.170 poin.

Ganda putra sebelumnya sudah menyimpan dua wakil untuk ke Guangzhou. Namun, absennya Fajar/Rian di dua turnamen BWF World Tour Super 750 mempengaruhi peringkat dan poin yang mereka kumpulkan saat ini. Fajar/Alfian terlempar di urutan bawah pasangan Indonesia lainnya di urutan ke-12.

"Kesempatan terbuka terus. Memungkinkan untuk tiga pasangan selain Kevin/Marcus bisa lolos. Dengan catatan mereka bisa meraih hasil bagus di lima turnamen sisa. Tapi kan tergantung dengan pesaing mereka yang posisinya di atas," dia menambahkan.

"Pasti (merugikan) Fajar/Rian tidak turun di Denmark dan Prancis. Tapi tidak bisa diapakan lagi. Turnamen super series kan hanya rangkaian dari seluruh poin," katanya.





(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com