detiksport
Follow detikSport
Kamis, 08 Nov 2018 13:28 WIB

Anthony Agresif, Jonatan pun Mati Kutu

Femi Diah - detikSport
Foto: dok. Humas PBSI Foto: dok. Humas PBSI
Fuzhou - Jonatan Christie dipaksa mengakui ketangguhan Anthony Sinisuka Ginting di babak kedua turnamen bulutangkis Fuzhou China Terbuka 2018. Jonatan tak bisa berbuat banyak setelah Anthony menunjukkan permainan agresif.

Kendati sempat memberikan perlawanan pada gim kedua, Jonatan harus mengakui ketangguhan Anthony. Pemain yang dibesarkan PB Tangkas Jakarta itu kalah 20-22, 22-20, dan 11-21.

Jonatan bilang sudah terbebani dengan kekalahan di gim pertama. Dia juga tak sanggup mengatasi gaya permainan Anthony.




"Saya sudah leading di gim pertama tapi tidak bisa menyelesaikan, itu cukup fatal karena game pertama adalah modal buat saya. Ini saya jadikan pengalaman, saya harus lebih siap lagi," kata Jonatan dalam rilis PBSI.

"Saya sudah mengira bakal ramai pertandingannya, kami sudah sering bertemu juga di latihan. Ginting lebih agresif kali ini. Waktu ketinggalan di gim pertama, dia banyak menekan. Pada gim terakhir, saya tidak bisa menahan permainannya yang agresif dan cepat," Jonatan menambahkan.

Kekalahan itu membuat Jonatan dua kali tersingkir di babak pertama dari enam turnamen usai Asian Games 2018. Jonatan juga sudah kalah dari dua pebulutangkis Indonesia Asian Games itu. Sebelumnya, Anthony dikalahkan Tommy Sugiarto di semifinal Korea Terbuka.



Saksikan juga video ' Detik-detik Anthony Ginting Juara China Open 2018 ':

[Gambas:Video 20detik]


Anthony Agresif, Jonatan pun Mati Kutu
(fem/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed