Jelang AS Terbuka 2005
Curhat Dulu Sebelum Beraksi
Senin, 29 Agu 2005 06:25 WIB
Jakarta - Rasa deg-degan mungkin menghinggapi pikiran para petenis yang akan berlaga di turnamen Grand Slam AS Terbuka. Untuk sedikit melepas beban itu, mereka pun ramai-ramai curhat.Ya, curhat (curahan hati--Red) merupakan salah satu jalan untuk sedikit melepaskan beban yang ada di pikiran. Tidak terkecuali para petenis karena mereka semua manusia, jadi tidak ada salahnya mereka ber-curhat-curhat ria.Tapi yang menjadi pertanyaan, apa yang mereka curhatkan menjelang turnamen AS Terbuka, Selasa (30/8/2005) nanti? Apakah masalah cinta dan kehidupan mereka, atau masalah cedera dan ambisi mereka?Bisa dikatakan banyak hal yang mereka utarakan dari hati mereka. Petenis asal Rusia Svetlana Kuznetsova misalnya. Unggulan kelima di bagian putri ini curhat mengenai kalah terkenalnya dia dibanding kompatriotnya Maria Sharapova. Bahkan Kuznetsova tampak sedikit kesal ketika orang sedikit kesulitan menyebut namanya. "Saya pernah membeli baju beberapa hari lalu dan banyak orang bilang, 'Oh, inilah gadis, yang menang tahun lalu'. Terkadang mereka bertanya, 'Siapa namamu?' 'Seperti, 'Uh...' dan saya sedikit sulit untuk mengatakannya. Saya lalu bilang 'Kuznetsova' dan kemudian bertanya lagi 'Apa?', terus saya bilang lagi, 'Ok, terserahlah, lupakan saja," ungkap Kuznetsova seperti dilansir Reuters, Senin (29/8/2009).Ia melanjutkan curhatnya lagi yang kali ini sedikit berbeda, yaitu mengenai peluang dan tekadnya di turnamen ini. "Datang ke sini akan merubah segalanya. Saya akan melupakan semua turnamen yang pernah berlangsung dan akan melakukan yang terbaik di sini. Saya ingin memainkan permainan tenis terbaik saya dan tidak ingin memikirkannya sebelum terjadi," demikian ungkap salah satu petenis berbakat asal Rusia itu.Nada serupa diungkapkan oleh petenis Belgia Justine Henin-Hardenne. Terlebih dahulu ia curhat mengenai karirnya beberapa bulan lalu yang terbilang macet, namun Henin-Hardenne berharap bahwa turnamen ini bisa menjadi momentum baginya untuk bangkit."Tahun lalu adalah tahun terbaikku dan tahun ini saya tidak bisa meningkatkan permainan saya. Jadi saya berharap untuk bisa lebih baik lagi," ungkap Henin-Hardenne.Salah satu yang membuat macetnya karir Henin-Hardenne adalah cedera yang dideritanya. Tercatat lebih dari tiga kali petenis berusia 23 tahun ini terpaksa beristirahat karena cedera dalam enam bulan terakhir. Isu pensiun dini pun sempat muncul, namun Henin-Hardenne dengan tegas menyangkalnya."Saya lebih baik dari sebelumnya. Saya juga mungkin tidak akan bermain sesering tahun lalu karena saya masih ingin tetap bugar untuk beberapa tahun lagi. Saya ingin bermain untuk waktu yang lama dan pastinya saya tidak akan pensiun dalam dua tiga tahun ke depan," tegasnya.Berbicara mengenai pensiun, tidak jarang yang ingat dengan Lindsay Davenport. Ya, petenis asal Amerika itu pernah memutuskan pensiun tahun lalu yang akhirnya keputusannya itu dicabut sendiri. Ia mengaku terlalu terburu-buru dalam memutuskan keputusan yang teramat penting tersebut.Pasca pencabutan keputusan tersebut, Davenport malah makin menjadi adalam tiap turnamen yang diikutinya. Tak pelak, hasil yang diperolehnya itu dijadikan bekal untuk berkiprah di AS Terbuka nanti."Beberapa kemenangan di WTA-Tour memberiku banyak kepercayaan diri untuk tetap berkarir, dan saya ingin menjaga kepercayaan diri tersebut. Saya lebih menikmatinya saat ini," ujar Davenport.Selain curhat seputaran hal mengenai karir dan peluang mereka di turnamen ini, ada juga yang membeberkan penampilan mereka di lapangan nanti. Serena Williams misalnya, ia merencanakan akan tampil dengan sepasang anting dari platinum yang diberi nama The Dream Catcher dengan berhiaskan 13 karat berlian. Kabarnya anting yang didesain oleh Erica Courtney itu berharga sekitar 40 ribu dollar (sekitar Rp 414,8 juta). Wow!Ada lagi? (ian/)











































