Jelang AS Terbuka 2005
Cedera Lutut Paksa Safin Mundur
Senin, 29 Agu 2005 15:15 WIB
Jakarta - Bintang Rusia Marat Safin terpaksa mundur dari Grand Slam AS Terbuka 2005. Cedera lutut menjadi alasan pengunduran diri petenis rangking tujuh dunia itu. Batal melihat aksi Safin adalah kekecewaan bagi penggemar tenis Flushing Meadows. Dikenal dengan aksi agresifnya di lapangan, Safin mempunyai daya tarik tersendiri bagi pecinta olahraga bola raket. Safin yang merupakan unggulan kelima ini harus menyerah pada lututnya. Tendinitis pada lutut kiri Safin tak bisa diajak kompromi sepanjang musim panas ini. Mengambil waktu istirahat selama enam minggu ternyata tak berpengaruh pada kondisi lututnya. Alhasil, Safin harus bersabar untuk bisa mengulang kesuksesan sebagai juara AS Terbuka yang pernah direngkuhnya di tahun 2000. "Walau sekeras apapun keinginan Marat bermain dan berbagai usaha untuk mengatasinya, namun sebagai petenis profesional ia mengakui kondisinya masih belum siap," demikian pernyataan dari situs resmi Safin, dilansir BBC.Masih dalam keterangan situs tersebut, rencananya Safin akan ke Italia untuk menjalani perawatan hingga benar-benar pulih. "Belum diketahui sampai kapan Marat akan beristirahat, tapi dia tak ingin terburu-buru kembali ke lapangan sampai sembuh benar. Yang pasti Marat masih ingin berkarir di tenis dan dia akan kembali," tegas pernyataan itu.Apabila Safin tetap melanjukan rencana untuk beraksi di AS Terbuka, maka di ronde pertama ia akan berhadapan dengan petenis Jerman, Alexander Popp. (erk/)











































