Hafiz/Gloria lolos ke World Tour Finals setelah menempati peringkat enam dari delapan pemain terbaik dalam ranking Race to Guangzhou. Mereka mengumpulkan 73.590 poin dari 17 turnamen yang diikuti pada 2018.
"Beban itu ada. Tapi kami tidak mau memikirkan itu, dimaksimalkan saja dulu," kata Hafiz dalam rilis yang diterima detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga pertama, Hafiz/Gloria akan menghadapi Watanabe/Higashino. Secara head-to-head, Hafiz/Gloria tertinggal 0-2 dari juara All England 2018 itu.
"Bisa dibilang hasil undiannya cukup kompetitif ya, hampir tidak ada celah karena memang pesertanya pemain Top 8 yang bagus semua. Kalau ditanya peluang, semua pasti punya peluang, tinggal kesiapan saja yang membedakan," ucap Hafiz.
"Kami mencoba untuk konsisten dari awal permainan sampai akhir, kalau lawan pasangan Tiongkok (Wang Yilyu/Huang Dongping), kami harus main nothing to lose saja dulu," imbuhnya.
Ini jadi pertama kalinya Hafiz/Gloria tampil di World Tour Finals. Mereka pun bertekad memberi pembuktian.
"Kami mau menikmati tiap pertandingan kami, enjoy the game di lapangan. Kami juga ingin membuktikan kemampuan kami di turnamen ini, semoga kami dapat hasil terbaik," ucap Gloria.










































