Djarum Indonesia Open 2005
Pemain Top Absen, Kualitas Dipertanyakan
Sabtu, 17 Sep 2005 02:04 WIB
Jakarta - Sejumlah pemain top dunia dipastikan absen di turnamen bulutangkis Djarum Indonesia Open 2005. Kekhawatiran muncul kalau kejuaraan berbintang enam ini akan kurang terasa menarik. Pemain top dunia seperti Peter Gade (Denmark), Lin Dan (Cina) adalah dua nama langganan turnamen berhadiah hadiah total 250 ribu ini yang tidak hadir. Tak hanya Lin Dan, pemain Cina lainnya juga absen dikarenakan bentroknya jadwal dengan event di negara mereka sendiri.Tanpa pemain top, kualitas Indonesia Open pun dipertanyakan. Namun Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PB PBSI G Sulistiyanto menegaskan kalau kualitas tak akan menurun. Masih ada nama pemain top lain yang jadi jaminan kalau pertarungan tetap akan menarik. "Masih banyak pemain negara lain yang hebat, contohnya kehadiran pemain nomor dua dunia Kenneth Jonassen (Denmark) membuktikan bahwa turnamen ini sesuai dengan kelasnya " ujar Sulistiyanto kepada wartawan di Hotel Atlet Century Senayan, Jumat (16/9/2005). Dijelaskannya, Asosiasi Bulutangkis Cina menyatakan tidak dapat mengirimkan atletnya, karena jadwal event bentrok dengan kejurnas Cina. Hal serupa juga dialami oleh Inggris, yang juga batal menjadi peserta. Hal ini tak dapat dihindari, apalagi setelah Federasi Bulutangkis Internasional (IBF) tidak bisa menggeser jadwal yang ada.Alhasil, Indonesia Terbuka 2005 hanya akan diikuti 14 negara. Yakni, Denmark, Thailand, Kanada, Belanda, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, Wales, Malaysia, Hong Kong, Singapura, India, Perancis dan tuan rumah Indonesia.Tanpa Cina sebagai peserta, Indonesia pun berpeluang menjadi juara. Namun pesaing yang harus diwaspadai adalah Denmark, Korea Selatan dan Malaysia. PBSI sendiri menargetkan tiga gelar yaitu tunggal putra, ganda putra serta ganda campuran. (erk/)











































