Schnyder Mundur, Schiavone ke Final

Wismilak International 2005

Schnyder Mundur, Schiavone ke Final

- Sport
Sabtu, 17 Sep 2005 18:06 WIB
Schnyder Mundur, Schiavone ke Final
Nusa Dua - Petenis asal Swiss Patty Schnyder harus melupakan ambisinya untuk menjuarai Wismilak International 2005, setelah mundur di semifinal melawan petenis Italia Francesca Schiavone.Schnyder mundur saat kedudukan menunjukkan skor 1-6 6-4 untuk Schiavone. Pada kedudukan 4-5 di set kedua, Schnyder memanggil trainer-nya. Sambil berbincang, sang trainer tampak mengompres paha sebelah kiri unggulan kedua tersebut.Setelah dikompres, Schnyder masih bisa melakoni game kesepuluh. Tetapi setelah game tersebut berakhir dan skor menunjukkan 6-4 untuk keunggulan Schiavone, petenis asal Swiss tersebut menjabat tangan Schiavone tanda menyudahi pertandingan.Schiavone tampak tak percaya untuk sesaat. Tetapi setelah itu wajahnya menyunggingkan senyum Sebagai tanda sportivitas, dia juga sempat mendatangi bangku Schnyder dan menyalami lawannya. Tetapi dia tampak tak bisa menyembunyikan perasaannya. Buat Schiavone, final Wismilak International 2005 akan menjadi final pertamanya di turnamen WTA."Saya tidak tahu kalau Patty cedera, saya bahkan masih tidak tahu apa yang terjadi saat dia mengatakan mundur, tetapi pertandingan ini memang sulit, karena cuaca yang lembab kami jadi sering berkeringat, buat orang yang tinggal di Bali cuaca seperti ini menyenangkan tetapi buat kami yang bermain sangat sulit, tetapi saya mendoakan yang terbaik buat Patty," tutur Schiavone saat jumpa pers seusai pertandingan.Setelah pada set pertama Schnyder menang mudah 6-1, set kedua berlangsung lebih alot. Schnyder mencuri game pertama tanpa memberikan satu pun angka buat lawannya. Di game kedua Schnyder mematahkan servis Schiavone. Tetapi kali ini Schiavone mampu memaksakan deuce. Tapi double foul yang dilakukannya di penghujung game membuat Schnyder mencuri game ini dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.Schiavone baru mampu mencuri game ketiga, tetapi saat memegang servis di game keempat Schnyder kembali mengubah kedudukan menjadi 3-1. Permainan masih berimbang sampai dengan kedudukan 4-2 untuk Schnyder. Tetapi setelahitu, Schnder tampak kehilangan konsentrasinya. Kalau tak keluar bola yang dipukulnya kerap nyangkut net.Akibatnya Schiavone bangkit dan bahkan menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Setelah kedudukan menunjukkan 4-5 di set kedua, barulah penonton mendapatkan jawaban mengapa permainan Schnyder menurun. Schnyder tiba-tiba memanggil trainernya dan mendapatkan perawatan di pahanya. Sayang, perawatan tersebut tak manjur. Schnyder tampak tidak bertenaga di game kesepuluh. Setelah game berakhir, dia berjalan menuju tempat duduknya lalu menyalami Schiavone tanda mengakhiri pertandingan.Di final, Schiavone akan menghadapi pemenang pertandingan Lindsay Davenport vs Na Li. Saat ini pertarungan antara unggulan pertama melawan unggulan ketujuh tersebut masih berlangsung."Davenport adalah seorang juara, oleh karena itu besok saya harus sangat fokus. Ada sebagian penonton yang akan mendukung saya, tetapi sebagian lagi akan mendukung dia, tetapi semoga saya bisa memuaskan penonton. Secara umum besok akan menjadi pertarungan yang ketat karena Davenport adalah petenis yang sangat bagus," tandas Schiavone soal calon lawannya. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads