Djarum Indonesia Open 2005
Jalan Taufik akan Mulus?
Rabu, 21 Sep 2005 10:41 WIB
Jakarta - Tak ditampik tahun 2005 adalah tahun kesuksesan Taufik Hidayat. Absennya beberapa pemain top dunia di Djarum Indonesia Open 2005 akankan membuat nama Taufik makin cemerlang?Turnamen bulutangkis bintang enam yang akan digelar 21-25 September di Istora Senayan, Jakarta, itu tampakya tak akan seperti di tahun-tahun sebelumnya. Minus pemain Cina, ketegangan persaingan bagi atlet Indonesia bakal lebih longgar.Apalagi tak hanya bintang top Cina yang absen, beberapa pemain terbaik Denmark dan Malaysia seperti Peter Gade Christenssen dan Hasyim M Hafiz juga tidak hadir. Otomatis hal ini membuat peluang pemain tuan rumah menjadi juara. Termasuk bagi peraih medali emas Olimpiade 2004 sekaligus juara dunia 2005, Taufik Hidayat. Saat ditemui detiksport di Gedung Koni Pusat, Selasa (20/9/2005) kemarin, pemuda asal Pangalengan ini kemungkinan kansnya akan lebih besar, tetapi tetap saja ia tak akan meremehkan lawan-lawan lainnya."Mudah-mudahan menang, supaya bisa kejar rekor Koh Ardy," ujar Taufik seraya menyebut nama seniornya, Ardi Bernadus Wiranata, yang memegang rekor jura enam kali turnamen Indonesia Terbuka.Taufik yang jadi unggulan posisi ke-3 diperhitungkan bisa lolos dari rintangan babak pertama tersebut, untuk selanjutnya di babak kedua akan berhadapan dengan Nguyen Quang Mihn (Vietnam).Kemudian di perdelapan final, barulah ia bertemu Simon Santoso atau Park Sung Hwang (Korsel). Jikalau lolos dari hadangan Park di perempat final, maka selanjutanya ia ditantang unggulan ke-8 Boonsak Ponsana (Thailand) atau Roslin M Hasyim (Malaysia).Sementara itu, untuk Juara Asia 2005 dan peraih perunggu Olimpiade Athena, Sony Dwi Kuncoro, pada penampilan pertamanya bakal menghadapi peserta kualifikasi Ditya (DKI). Sony yang menempati unggulan ke-14 itu diperkirakan akan mudah melewati babak pertama.Di babak kedua Sony diprediksikan akan jumpa mantan pemain pelatnas, Jeffer Rosobin. Bila berhasil meloloskan diri dari seniornya itu di perdelapan final ia akan berhadapan dengan unggulan ke-4 NG Wei (Vietnam). Berhasil membuat kejutan menumbangkan pemain unggulan itu, di perempat final pemain asal Surabaya ini akan jumpa unggulan ke-6 Wong Choong Hann (malaysia) atau unggulan ke-9 Dicky Palyama (Belanda). (erk/)











































