detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 15 Mar 2019 12:49 WIB

Rionny Mainaky Resmi Jadi Pelatih Utama Tunggal Putri

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Rionny Mainaky resmi menjadi pelatih utama tunggal putri PBSI. (Foto: Femi Diah/detikSport) Rionny Mainaky resmi menjadi pelatih utama tunggal putri PBSI. (Foto: Femi Diah/detikSport)
Jakarta - PBSI secara resmi mengumumkan bahwa Rionny Frederik Lambertus Mainaky telah ditunjuk sebagai pelatih utama tunggal putri Pelatnas Cipayung, Jumat (15/3/2019).

Rionny akan didampingi oleh Minarti Timur yang menjabat sebagai asisten pelatih dan Herli Djaenudin, sebagai pelatih atlet pratama. Rionny akan mulai melatih Gregoria Mariska Tunjung cs pada 1 April 2019.

"Sudah diputuskan Rionny Mainaky menjadi pelatih utama tunggal putri. Resminya mulai melatih tanggal 1 April. Tapi di akhir bulan Maret ini, Rionny sudah ada di Cipayung," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti kepada badmintonindonesia.org.


Sesungguhnya pemanggilan Rionny sendiri sudah dilakukan sejak awal tahun, tepatnya pada bulan Januari. Namun pengumuman baru dilakukan sekarang, karena menunggu kontrak Riony dengan Jepang selesai. Susy mengungkapkan, PBSI tak ingin mengganggu komitmen Rionny dengan Jepang yang baru berakhir setelah All England 2019.

"Kami mau saling jaga. Dengan dia masih terikat kontrak dengan Jepang, kami tidak mau mengganggu. Kami ada kode etik juga. Kami tidak mau kontrak Rionny dengan Jepang kemarin, terganggu di tengah jalan. Kami dari PBSI dan Rionny juga sepakat hubungan kami dengan Jepang ke depannya akan tetap baik," ungkap Susy.


Pengalaman Rionny yang sudah menjadi pelatih di klub dan tim nasional Jepang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pebulutangkis tunggal putri Indonesia. Susy juga berharap Rionny bersama pelatih tunggal tunggal putri lainnya bisa saling bersinergi.

"Background Rionny yang lama di Jepang kan sudah paham mengenai karakter dan kebiasaan atlet sana. Lalu juga untuk penanganan dia juga untuk semua lini. Sebelumnya di klub Jepang sudah memegang ganda campuran, tunggal putri, tunggal putra. Saya pikir dia bisa combine untuk melatih di sini. Kebutuhan kami saat ini semuanya ada di Rionny. Dan dia mau pulang (ke Indonesia) juga. Pas juga kontrak dia selesai. Bukan suatu kebetulan, tapi saya pikir memang jodohnya," sambung Susy.

"Di sisi lain, visi misi Rionny dengan para pelatih tunggal putri Indonesia saat ini cocok. Sekarang kan tunggal putri juga menunjukkan ada kemajuan. Jadi saya mau Rionny dan Minarti menjadi satu tim yang solid," dia menambahkan. (rin/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed